border=

Nilai Tukar Petani Jatim Tertinggi Nasional

nilai tukar petani Jatim tertinggi nasional
(Nilai tukar petani merupakan salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani. Semakin tinggi angkanya, maka akan semakin tinggi pula kemampuan daya beli petani. Foto : aktual.co)

Pomidor – Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan propinsi-propinsi lain, yakni 0,89 persen. Sementara untuk skala nasional, NTP bulan Juli 2017 sebesar 100,65 atau naik 0,12 persen dibanding bulan sebelumnya, demikian rilis Biro Pusat Statistik (1/8).

Dari 33 provinsi yang dihitung NTP-nya, 10 provinsi mengalami kenaikan dan 23 provinsi mengalami penurunan. Kenaikan tertinggi di Jawa Timur disebabkan kenaikan pada subsektor peternakan khususnya sapi.

 border=

Sementara dua propinsi yang mengalami penurunan NTP terbesar adalah Papua (0,64 persen) dan Sulawesi Tenggara (1,40 persen). Penurunan di Sulawesi Tenggara akibat turunnya subsektor tanaman perkebunan rakyat. Khususnya komoditas kakao.

Nilai tukar petani merupakan salah satu indikator yang dipakai untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani. Pengertian nilai tukar petani adalah rasio antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani. Pengumpulan data dan perhitungan NTP di Indonesia dilakukan oleh BPS.

Karena itu, Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan dengan NTP rata-rata nasional yang melebihi angka 100, maka indeks harga yang diterima petani lebih besar dari harga yang dibayar petani.

 border=

“NTP Juli 100,65 hampir dekati titik impas. Kalau di bawah angka 100, artinya indeks harga yang diterima petani lebih rendah dari yang dibayarkan,” tambah Suhariyanto.

Baca juga :

Indonesia Berpeluang Jadi Eksportir Utama Beras Organik

Pemerintah Targetkan Swasembada Bawang Putih

Kenaikan tipis NTP bulan Juli dipengaruhi naiknya NTP pada sektor tanaman pangan sebesar 0,06 persen, subsektor tanaman hortikultura 0,58 persen, subsektor peternakan 0,41 persen dan subsektor perikanan 0,04 persen. Sedangkan subsektor tanaman perkebunan rakyat turun sebesar 0,49 persen.

Sama dengan NTP, Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) Juli 2017 juga meningkat 0,15 menjadi 109,75. Namun NTUP subsektor tanaman perkebunan rakyat dan budidaya ikan juga mengalami penurunan masing-masing 0,35 menjadi 10,94 dan 0,03 menjadi 110,57. (inot)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan