border=

Kanada-Meksiko Lanjutkan NAFTA Meski Tanpa AS

NAFTA lanjut terus meski tanpa AS
(Jika Presiden Trump betul-betul memutuskan keluar dari NAFTA, Amerika Serikat adalah pihak yang paling rugi. Foto : ruralradio.co)

Pomidor – Kebijakan Pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang sulit diprediksi, mendapat beragam reaksi dari berbagai negara. Begitu pula dengan dua negara terdekat AS, Kanada dan Meksiko. Kedua negara yang terletak di belahan utara dan selatan paman sam tersebut, berkomitmen tetap melanjutkan NAFTA (North American Free Trade Agreement) dengan atau tanpa Amerika Serikat.

Seperti dirilis Reuters, Menteri Ekonomi Meksiko, Ildefonso Guajardo, mengatakan hal mengenai kelangsungan nasib NAFTA menanggapi sikap maunya sendiri pemerintahan Presiden Trump.

 border=

“NAFTA akan lanjut terus untuk mengatur hubungan antara Meksiko dan Kanada,” ujar Guajardo di Mexico City pekan lalu. Ia menekankan pernyataannya ini karena melihat ada kemungkinan Washington bakal keluar dari kesepakatan perdagangan tersebut.

“Apa yang akan terjadi selanjutnya, sepenuhnya tergantung pada tetangga raksasa kita, Amerika Serikat,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam beberapa kesempatan Donald Trump menuduh NAFTA lebih banyak merugikan Amerika Serikat. Presiden AS ke-45 ini menganggap NAFTA hanya mengurangi lapangan pekerjaan dan kapasitas industri di negaranya. Sebaliknya Meksiko malah berpandangan bahwa kesepakatan perdagangan tersebut, membuat integrasi tiga negara (AS, Kanada dan Meksiko) lebih kompetitif menghadapi persaingan global. Sekaligus juga melindungi para pekerja mereka.

Baca juga :

Departemen Pertanian AS Hindari Istilah Perubahan Iklim

Kebijakan Imigrasi Trump Berdampak Buruk Bagi Pertanian AS

Tahun lalu, Kanada merupakan negara pengimpor terbesar produk pertanian AS. Sementara Meksiko menjadi negara ketiga terbesar yang mengimpor produk pertanian AS. Jika dikombinasikan, dua negara ini menyumbang sepertiga pendapatan AS dari ekspor pertaniannya.

Menurut Biro Pertanian Amerika, sejak diimplementasikannya NAFTA, ekspor industri pertanian AS ke Kanada dan Meksiko diperkirakan mencapai nilai US$ 310 milyar atau meningkat 300 persen sebelum adanya NAFTA.

Maka, apabila Presiden Trump betul-betul memutuskan menarik negaranya dari kesepakatan perdagangan tersebut, sebenarnya justru AS adalah pihak yang paling rugi. (inot)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan