Peternak Kewalahan Penuhi Pesanan Bibit Lele

kewalahan penuhi pesanan bibit lele
(Rizal Tegal di kolam pembibitan ikan lelenya. Saat ini ia mengaku kewalahan memenuhi pesanan bibit lele. Foto : Yoyok/Pomidor)

Pomidor – Makin banyaknya masyarakat di Indonesia yang membudidayakan ikan lele, membuat bisnis pembibitannya juga berprospek cerah. Seperti pembibitan ikan lele milik Rizal Tegar yang ada di Jl Tidar utara, Sukun Kota Malang, kini kewalahan memenuhi permintaan pelanggan.

Rizal membenarkan saat ini permintaan lele sangat banyak namun hanya sebagian kecil saja yang bisa dipenuhi. Tidak hanya bibit lele saja yang diburu pembeli, tetapi lele ukuran konsumsi juga sangat banyak pesanan.

“Saat ini dari delapan kolam yang saya miliki semuanya kosong. Baik itu lele siap konsumsi maupun bibit lele semuanya sudah ludes terjual,” jelas Rizal, Kamis (14/9).

Kalau pun ada lele yang tersisa di kolam, itu hanya tinggal lele indukan dan lele ukuran yang baru menetas saja sehingga belum layak jual. Paling tidak, masih menunggu kurang lebih dua sampai satu bulan lagi untuk bisa dijual.

“Bibit kecil ini pun saat ini juga sudah ada yang memesan. Saat nanti sudah siap jual saya sudah tidak bingung lagi untuk melepas,” ujar Rizal.

Berbeda dengan lima tahun lalu di mana masih kesulitan, saat ini menjual bibit lele sudah cukup mudah. Kunci dari keberhasilan ini adalah bagaimana bisa memenuhi dengan baik keinginan pelanggan.

‘Agar bisa mendapat kepercayaan pelanggan, kami harus menjaga betul kualitas lele yang kami keluarkan. Sekali saja bibit lele yang diproduksi bermasalah, ke depan akan sulit mendapat kepercayaan,” kata Rizal.

Baca juga :

APIK Gelar Bazar Berbagai Produk Olahan Lele

Kampanye Gelar Makan Ikan di SMPN 20 Kota Malang

Jika mengeluarkan bibit lele kualitas bagus, Rizal mengaku sangat senang sebab bisa membantu petani pembesaran lele mendapatkan untung. Jika petani sudah untung tentunya akan membeli bibit lagi, disinilah nantinya baik penjual bibit dan pembeli bibit bisa membangun hubungan yang sama sama menguntungkan.

“Untuk kemitraan memproduksi bibit lele sebenarnya kami juga memiliki keinginan, namun sejauh ini belum menemukan rekanan yang pas untuk di ajak kerjasama. Kalau ada yang cocok tentu kami siap melakukan sebab permintaan bibit lele saat ini masih sangat besar,” Rizal menambahkan.

Dari usaha pembibitan yang dimiliki saat ini, Rizal menceritakan satu bulan kurang lebih mampu memproduksi bibit sebanyak 50 ribu ekor. Bibit biasa dijual dengan harga Rp 125/ekor dengan ukuran 5 sentimeter, sementara itu untuk bibit ukuran 6 sentimeter dijual Rp 150/ ekor. (yok)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan