APIK Mengenalkan Produk Mereka Langsung ke Masyarakat

APIK mengenalkan produk mereka langsung ke masyarakat
(Sejumlah anggota APIK bersama dengan Kepala Dinas Perikanan (tengah), Sri Winarni, di Lapangan Rampal, Kota Malang. Foto : Yoyok/Pomidor)

Pomidor – Meski baru dua bulan berdiri, Asosiasi Andalan Perikanan (APIK) Kota Malang terus gencar menggelar berbagai kegiatan untuk memasyarakatkan gemar makan ikan. Seperti yang berlangsung hari Minggu (8/10) di lapangan Rampal, Kota Malang. Beberapa anggota APIK mengenalkan produk mereka ke tengah-tengah masyarakat. Untuk pengenalan produk, APIK langsung memamerkan produk mereka seminggu dua kali. Yakni hari Jum’at pagi di Pasar Tawangmangu dan hari Minggu pagi di Lapangan Rampal.

Link Banner

Yang dijual bukan hanya ikan segar, namun juga produk olahan ikan seperti siomay, bakso, bandeng presto, bandeng asap, lele asap, lele crispy, dll. Menurut ketua APIK, Indra Juwono, mengenalkan produk langsung ke masyarakat terbukti efektif. Banyak yang sebelumnya tidak tahu apabila lele juga bisa dibuat olahan crispy, seperti ayam, kini mulai tertarik. Malah tak sedikit yang menggemari olahan ikan. Sedangkan bahan baku produk olahan ikan ini untuk sementara masih disuplai anggota asosiasi sendiri. Namun bukan tidak mungkin suatu saat nanti menerima suplai dari luar.

“Sementara ini, kami memang lebih banyak fokus memasarkan produk anggota APIK sendiri, termasuk hasil olahan ikan. Tapi bisa saja ke depan kami juga membantu pemasaran produk para pembudidaya ikan air tawar meski bukan anggota APIK,” jelas Indra Juwono.

Indra menambahkan, APIK saat ini beranggotakan 20 peternak ikan. Asosiasi juga tidak menutup pintu bagi produsen ikan yang lain untuk bergabung. Namun tentu saja untuk itu ada syaratnya. Paling tidak, calon anggota baru sebelumnya harus memiliki usaha budidaya ikan secara mandiri.

Banyak keuntungan menjadi anggota APIK. Di antaranya adalah kemudahan mencari bibit ikan unggul hingga pemasaran setelah panen. Para anggota umumnya adalah pemain lama di usaha budidaya ikan air tawar sehingga mereka juga memiliki jaringan cukup luas hingga ke berbagai daerah di luar Malang.

Baca juga : 

Peternak Kewalahan Penuhi Pesanan Bibit Lele

Kampanye Gemar Makan Ikan di SMPN 20 Kota Malang

Sementara itu, pemerintah Kota Malang menyambut baik adanya perkumpulan atau asosiasi semacam APIK. Tak hanya di perikanan, di bidang pertanian, peternakan, atau usaha-usaha produktif lainnya, membentuk suatu asosiasi merupakan hal yang patut ditiru. Karena ini akan memperkuat daya tawar sekaligus menggerakan geliat ekonomi di masyarakat.

“Bagus itu. Kita akan dorong dan beri kemudahan bagi yang ingin membentuk asosiasi model APIK ini. Kalau bisa bidang-bidang usaha produktif lainnya juga melakukan hal yang sama,” demikian kata Kepala Dinas Pertanian Kota Malang, Sri Winarni.

Walau begitu Sri Winarni mengingatkan agar para pelaku usaha kecil tak terlalu menggantungkan pada bantuan pemerintah. Menurutnya, usaha yang dibangun secara mandiri akan lebih kuat bertahan. Kalau pun nantinya pemerintah mengulurkan tangan untuk pengembangan usaha mereka, itu bersifat kemitraan dan posisinya sederajad. (inot)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan