border=

Harga Sayur Terjun Bebas, Tapi Tidak Dengan Kemangi

harga kemangi tetap tinggi
(Rudi, petani sayur sedang memanen kemangi di lahan miliknya di Cemoro Kandang. Foto: Jasmito/Pomidor)

Pomidor – Harga komoditas sayur sampai saat ini memang masih belum stabil. Selalu ada kecenderungan naik turun sewaktu-waktu. Kondisi ini membuat petani enggan menanam sayur terutama saat harga sayur anjlok. Musim kemarau yang panasnya mendukung pertumbuhan sayur, membuat banyak petani berhasil panen dengan hasil maksimal. Jika banyak petani yang panen, maka akan terjadi melimpahnya komoditas berbagai jenis sayur. Kondisi ini jika tidak dibarengi dengan peningkatan permintaan konsumen, maka jelas akan terjadi penurunan harga..

Meski harga sayur saat ini tergolong murah, masih ada beberapa petani yang tetap menanam sayur. Seperti yang dilakukan oleh Rudi, lelaki asal Cemorokandang, Kota Malang. Rudi masih menanam sayur kangkung di lahan miliknya yang tidak begitu luas. Adapun sayur yang ditanam adalah kangkung yang ditumpangsari dengan kemangi.

 border=

“Harga kangkung sekarang Rp.7000 per bentel. Satu bentel bobotnya sekitar empat sampai lima kilogram. Harga tersebut termasuk sangat murah,” kata Rudi di kebunnya.

Bentel merupakan sebutan untuk menyatakan satuan kangkung dalam ikat yang besar. Satu bentel berisi 25 ikat kecil seperti yang dijual di toko sayur.

“Harga kangkung memang lagi murah, karena panenan melimpah di mana-mana. Cuaca panas mendukung untuk pertumbuhan sayur,” tambahnya.

 border=

Baca juga :

APIK Gelar Bazar Berbagai Produk Olahan Lele

Usaha Pertanian Organik Masih Terkendala Pasar

Untuk menyiasati harga kangkung yang cenderung murah di musim kemarau seperti saat ini, Rudi menyiasati dengan menggunakan metode tumpang sari dengan kemangi. Di sela-sela petakan kangkung, ditanami kemangi. Harga kemangi relatif stabil, bahkan sekarang harganya lumayan mahal. Namun, jumlah kemangi Rudi tidak terlalu banyak sehingga hasil penjualan juga tidak terlalu banyak.

Selain harga yang cenderung stabil, keuntungan menanam kemangi adalah dapat dipanen berkali-kali. Pemanenannya pun tidak dengan dicabut melainkan dipotongi rantingnya. Semakin banyak ranting yang dipotong, maka cabang yang muncul juga akan semakin banyak.

Meski kelihatannya mudah membudidayakan sayur yang lazim digunakan sebagai tambahan lalapan ini, namun ada beberapa kendala dalam budidayanya. Misalnya saja biji yang sulit tumbuh. Atau daun yang keriting karena faktor tanah yang kurang bagus. (Ito)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan