8 Manfaat Belimbing bagi Kesehatan Tubuh

manfaat belimbing bagi kesehatan
(Satu lagi buah tropis yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Manfaat belimbing bagi kesehatan tubuh mulai dari antioksidan sampai dapat mencegah penuaan dini. Tapi buah ini juga bisa beracun bagi penderita gangguan ginjal kronis. Foto : wikihow.com)

Pomidor – Di antara sekian banyak buah tropis, belimbing (averrhoa carambola) merupakan salah satu buah yang bentuknya sangat unik. Segi lima mirip bintang membuat buah ini mudah dikenali. Orang bule menyebutnya star fruit agar tak selip di lidah mereka saat mengucapkannya. Namun tak cuma bentuknya yang unik dan rasanya yang menyegarkan, manfaat belimbing juga besar bagi kesehatan tubuh.

Untuk mengkonsumsi belimbing, Anda tak perlu repot-repot mengupasnya. Cukup dicuci sampai bersih saja. Setelah itu Anda bisa memotongnya sesuai keinginan dan bisa langsung menikmatinya. Bisa juga Anda mencampurnya dengan salad buah atau jus buah. Yang penting manfaat belimbing dapat Anda rasakan.

Buah belimbing berkhasiat bagi kesehatan tubuh karena mengandung vitamin A dan vitamin C sekaligus. Buah ini kaya pula akan antioksidan alami, potasium, fosfor, magnesium, asam L-askorbat dan β-karoten.

Berikut 5 manfaat belimbing bagi kesehatan tubuh :

  1. Bersifat anti oksidan

Kadar air yang tinggi dalam belimbing memiliki kandungan antioksidan yang efektif mencegah radikal bebas. Antioksidan ini membantu pengobatan hipoglikemik dan hipokolesterolemia. Seperti zat besi, seng dan mangan, kandungan antioksidan dalam belimbing memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jadi menyantap buah ini dapat menghilangkan racun dalam tubuh serta menjaga dari resiko terkena kanker.

  1. Sumber serat

Kandungan serat dalam jumlah tinggi pada belimbing membantu penyerapan glukosa dan memperlambat difusi glukosa dan dapat mengendalikan kadar gula dalam darah. Mengkonsumsi belimbing dalam bentuk jus bisa membantu menghilangkan lemak melalui kotoran sehingga menurunkan resiko penyakit kardiovaskular atau yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, ekstrak buah belimbing memiliki khasiat anti tumor otak.

  1. Menurunkan kolesterol

Kandungan nutrisi pada belimbing terbukti memiliki efek menurunkan kolesterol dalam tubuh melalui pembuangan kotoran.

  1. Mempercepat penyembuhan

Sejumlah penelitian menunjukkan ekstrak daun, akar dan buah belimbing mengandung saponin, flavonoid, alkaloid dan tanin. Semua zat ini terbukti manjur untuk mempercepat proses penyembuhan.

  1. Anti-inflamasi dan antimikroba

Kandungan etanol dalam buah belimbing memiliki sifat anti-inflamasi yang meringankan peradangan kulit seperti eksim. Selain itu, buah ini juga menghambat pertumbuhan sejumlah bakteri yang merugikan. Tak heran jika belimbing banyak digunakan sebagai tanaman herbal di berbagai wilayah di belahan bumi. Pengobatan tradisional Tiongkok bahkan memakai campuran belimbing untuk mengobati demam, sakit tenggorokan, batuk, asma, migrain dan radang kulit.

  1. Obat maag

Ekstrak daun dan buah belimbing mengandung terpenoid, flavonoid dan lendir yang berkhasiat mengurangi asam berlebih pada lambung atau maag. Sementara lendir belimbing membantu menghindari peradangan pada lambung.

  1. Penambah nafsu makan

Belimbing mengandung vitamin A dan retinol yang terbukti dapat merangsang nafsu makan. Bagi Anda yang terkadang susah makan, bolehlah sesekali mengkonsumsi buah ini untuk meningkatkan nafsu makan Anda.

  1. Meremajakan kulit

Buah belimbing juga dapat digunakan sebagai masker wajah. Kandungan vitamin A dan vitamin C yang ada pada buah ini membantu meremajakan kulit atau mencegah penuaan dini berupa keriput pada wajah, flek hitam, wajah kusam, dlsb.

Baca juga :

7 Manfaat Pepaya yang Menakjubkan

Coklat Tingkatkan Kinerja Otak

Begitu banyak manfaat belimbing pada kesehatan. Meski begitu, ada kelompok masyarakat yang sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi buah ini, yakni para penderita gangguan ginjal kronis. Asam oksalat yang ada pada belimbing akan menjadi racun yang sangat berbahaya bagi mereka. Sebab, kondisi ginjal yang tidak sehat akan kesulitan membuang zat ini di dalam tubuh. Pada tingkatan ekstrem, penumpukkan asam oksalat akan berakibat fatal berupa keracunan yang bisa menyebabkan kematian. (inot)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan