Dinas Perikanan Jatim Tertarik dengan Konsep Usaha APIK

kunjungan dinas perikanan jatim utk melihat konsep usaha APIK

Pomidor.id – Konsep usaha yang dikembangkan Asosiasi Andalan Perikanan (APIK) Kota Malang, menarik perhatian Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Timur. Bahkan perwakilan DKP Jatim menyempatkan untuk melihat kegiatan sekaligus mengetahui lebih jauh konsep usaha APIK yang memasarkan langsung produknya di Lapangan Rampal, Kota Malang, Minggu (19/11).

Link Banner

Kendati baru berusia kurang dari 4 bulan, geliat APIK semakin mendapat perhatian sejumlah instansi, termasuk Dinas Perikanan Jatim. Pasalnya, apa yang dilakukan APIK boleh dikatakan termasuk konsep usaha yang betul-betul mandiri. Mulai dari hulu ke hilir, dari pembibitan hingga pemasaran, dikerjakan oleh para anggota asosiasi sendiri.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Timur, Dr. Heru Tjahjono, konsep usaha APIK yang sepenuhnya mandiri ini bisa menjadi model usaha-usaha sejenis.

“Selama ini para pembudidaya lele sering mengeluh produknya dihargai terlalu murah. Apalagi pas panen raya. Harganya jatuh karena barangnya melimpah. Tidak sampai rugi saja sudah bagus kalau daerah-daerah lain yang menjadi sentra produksi, panennya berbarengan,” kata Dr. Heru Tjahjono.

produk ikan olahan APIK
(Beberapa produk ikan olahan APIK yang dipasarkan setiap hari minggu pagi di Lapangan Rampal, Kota Malang.)

“Konsep usaha yang dilakukan APIK ini mustinya diperbanyak lagi. Jadi produksi ikan tidak harus semuanya dijual mentahan. Ada yang diolah jadi abon, asap, krispi, dan lain-lain. Selain ada nilai tambahnya, produk olahan juga lebih tahan lama,” imbuhnya.

Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Timur juga mendorong para pelaku usaha, khususnya budidaya ikan, untuk terus berinovasi mengembangkan usahanya. Melalui Bidang Pengolahan dan Pemasaran Produk Kelautan dan Perikanan (P3KP), DKP Jatim memfasilitasi digelarnya bazar produk-produk ikan dan olahannya di Surabaya. Daerah-daerah sentra produksi ikan air tawar yang kerap mengikuti pameran di antaranya adalah Blitar, Kediri, Tulung Agung, Sidoarjo serta Gresik.

Untuk Malang sendiri, baru beberapa waktu belakangan aktif mengikuti bazar atau pameran produk ikan dan olahannya. Salah satu perkumpulan atau asosiasi yang rajin meramaikan bazar adalah APIK.

Berita Terkait : APIK Mengenalkan Produk Mereka Langsung ke Masyarakat

“Itu pula yang membuat DKP Jatim tertarik untuk melihat langsung kegiatan kami,” kata ketua APIK Kota Malang, Indra Juwono.

Indra menambahkan, kedatangan DKP Jatim ini menunjukkan bahwa konsep usaha APIK mulai mendapat atensi dari banyak pihak. Apalagi DKP Jatim datang ke Malang khusus untuk memperoleh informasi serta perkembangan kegiatan yang dilakukan asosiasi yang sebagian besar beranggotakan para pembudidaya ikan tersebut.

“Insya Allah, minggu depan masih akan ada lagi kunjungan dari propinsi. Mereka akan melihat ke beberapa tempat pembudidayaan ikan di sini. Termasuk pula melihat cara kami membuat produk olahannya,” pungkas Indra.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan