Karyawan Tertua di Inggris, Meninggal 2 Bulan Usai Pensiun

Reg Buttress, karyawan tertua di Inggris

Pomidor.id – Seorang karyawan tertua di Inggris, bahkan mungkin di dunia, baru saja meninggal dunia. Sedihnya, karyawan yang bekerja di sebuah jaringan supermarket itu, menghembuskan nafas terakhirnya hanya dua bulan setelah ia pensiun dari pekerjaannya.

Link Banner

Reg Buttress bekerja di salah satu cabang supermarket Sainsbury di Cwmbran, selatan Wales, lebih dari tiga dekade. Selain loyalitas dan usianya yang sepuh, Buttress dikenal karena sikapnya yang ramah kepada siapa saja.

Ia akhirnya memutuskan untuk pensiun, untuk yang kedua kalinya, September lalu. Atau tepat pada ulang tahunnya yang ke-94.

Para karyawan sejawatnya menganggap Buttress sebagai “kolega yang penuh perhatian”.

Artikel Terkait : Tukang Becak Penanam Satu Pohon Sehari Itu Telah Tiada

Reg Buttress
(Reg Buttress tidak keberatan memakai pakaian yang lucu-lucu sepanjang itu menyenangkan pengunjung di supermarket tempatnya bekerja.)

Mengutip Metro Inggris, humas di jaringan supermarket tersebut menyatakan, “Reg adalah rekan yang sangat dicintai dan menjadi inspirasi kami semua.”

“Turut berduka cita bagi semua teman dan keluarga yang ditinggalkan. Ia akan dikenang dan dirindukan,” pernyataan dari supermarket menambahkan.

Buttrees mulai bekerja di Sainsbury pada tahun 1981 saat usianya sudah 57 tahun. Ia sempat mengundurkan diri 8 tahun kemudian. Namun tak lama kemudian ia meminta kembali bekerja paruh waktu di tempat yang sama. Alasannya ia bosan menganggur.

Saat diwawancarai Wales Online Agustus lalu, ia mengatakan hal yang sangat disukainya bekerja di Sainsbury adalah bertemu dengan banyak orang serta mendengar aneka macam kisah dari mereka.

“Aku menyukai pekerjaanku dan bertemu dengan begitu banyak pengunjung di sini. Aku selalu menikmati datang kemari untuk bekerja. Aku sudah bekerja ketika umurku 13 tahun. Sejak itu aku tidak pernah menganggur,” ujar karyawan tertua di Inggris itu dalam sebuah wawancara.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan