Cacing Tanah Sebagai Pakan Ternak Alternatif

cacing tanah

Pomidor.id – Terus membumbungnya harga pakan ternak, terutama tepung ikan dan tepung daging, kerap memusingkan para peternak. Apalagi pakan sumber protein tersebut sebagian besar masih impor, sehingga harganya gampang bergejolak tergantung pada fluktuasi nilai tukar mata uang. Meski demikian, sebenarnya ada pakan ternak alternatif yang kaya akan protein, yakni cacing tanah. Selain murah dan mudah didapatkan, hewan hemaphrodite ini relatif mudah pula dibudidayakan.

Cacing tanah mengandung protein dan asam amino yang lebih baik dibandingkan dengan tepung ikan maupun tepung daging. Kandungan nutrisinya yang melimpah ini, telah mengundang para ahli nutrisi ternak untuk memanfaatkannya sebagai bahan pakan sumber protein dalam ransum ayam yang mereka buat.

Artikel Terkait : Bioaktif Lidah Buaya, Alternatif Antibiotik Pada Ayam Petelur

Secara umum, penggunaan cacing tanah, baik dalam bentuk segar maupun dalam bentuk tepung cacing tanah (TCT), memberikan pengaruh yang positif terhadap peningkatan produksi ternak unggas, terutama ayam pedaging.

pelet cacing tanah
(Pelet pakan ternak dan ikan dari cacing tanah.)

Terdapat sembilan spesies cacing tanah yang banyak diminati untuk dibudidayakan, yaitu: Lumbricus rubellus,Lumbricus terrestris, Eisenia foetida, Allolobophora caliginosa, A. Chlorotica, Pheretima asiatica, Perionyx exavatus, Diplocordia verrucosa, Eudrilus eugeuniae.

Yang paling familiar saat ini adalah yang jenis Lumbricus.

Menurut para ahli, cacing Lumbricus Rubellus mengandung kadar protein sangat tinggi sekitar 50 – 76%. Kadar ini lebih tinggi dibandingkan daging mamalia (65%) atau ikan (50%). Hewan tak bertulang belakang ini juga mengandung beberapa asam amino yang sangat penting bagi unggas seperti arginin (10,7%), tryptophan (4,4%) dan tytosin (2,25%). Ketiga asam amino ini jarang ditemui pada bahan pakan lainnya.

Oleh karena itu, cacing tanah memiliki potensi baik untuk mengganti tepung ikan dalam ransum unggas dan dapat menghemat pemakaian bahan dari biji-bijian sampai 70%. Meski demikian, penggunaannya dalam ransum unggas disarankan tidak lebih dari 20% total ransum.

Berita Terkait : Jagung Lokal Tulang Punggung Industri Peternakan Nasional

Pemanfaatan cacing tanah untuk ransum unggas relatif mudah. Bisa diberikan dalam bentuk segar atau dijadikan tepung cacing untuk dicampurkan bersama bahan-bahan penyusun ransum unggas seperti jagung, dedak, konsentrat, dlsb.

1 Komentar

  1. Cacing tanah mmg melimpah & mdh dibudidayakan. Tp ga praktis & menyita byk waktu utk menyediakannya. Mungkin itu yg membuat peternak malas pake pakan dr cacing

Tinggalkan Balasan