Jaga Kesehatan dengan Konsumsi Bawang Merah

konsumsi bawang merah menyehatkan

Pomidor.id – Abaikan dulu aromanya yang menyengat atau uapnya yang bikin mata pedas. Bawang merah ternyata adalah salah satu jenis tanaman yang paling banyak mengandung zat yang menguntungkan bagi kesehatan tubuh. Karena itu, konsumsi bawang merah secara rutin, baik itu mentah atau pun yang dijadikan campuran bumbu masak, dapat mencegah berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, stroke dan kepikunan dini.  

Link Banner

Banyak tinjauan ilmiah tentang kesehatan yang menempatkan bawang merah sebagai tanaman super sehat. Satu siung tanaman yang memiliki nama latin Allium cepa L. ini adalah sumber vitamin C, senyawa sulfat, flavonoid dan fitokimia.

Fitokimia merupakan senyawa kimia yang terdapat secara alami dalam tanaman, termasuk aroma menyengat pada bawang merah. Ketika dikonsumsi, maka akan timbul reaksi yang positif di dalam tubuh.

Sementara flavonoid yang ada dalam bawang merah adalah quercetin, yang berfungsi sebagai antioksidan yang berkaitan dengan pencegahan kanker serta menjaga kesehatan jantung. Quercetin juga memiliki sejumlah khasiat lainnya seperti mengurangi gejala infeksi kandung kemih, meningkatkan kesehatan prostat dan menurunkan tekanan darah.

Artikel Terkait : Detoksifikasi Tubuh Paling Ampuh? Ya Puasa

Karena penggunaannya sebagai penyedap masakan yang dikenal luas di seluruh dunia, bawang merah menjadi sumber antioksidan paling penting dalam budaya manusia. Tingkat antioksidan yang tinggi ini pulalah yang membuat tanaman yang berasal dari daratan Asia Tengah tersebut mempunyai aroma dan ciri khas tersendiri.

“Makanan yang mengandung antioksidan dan asam amino tinggi memungkinkan tubuh Anda berfungsi optimal. Antioksidan membantu mencegah kerusakan dan kanker. Sedang asam amino membentuk protein yang digunakan di hampir semua organ vital tubuh,” ujar Angela Lemond, seorang pakar nutrisi di Academy of Nutrition and Dietetics.

Lemond menyarankan konsumsi bawang merah karena tanpa garam dan gula pun rasanya sudah spesifik. Selain itu, bawang merah juga rendah kalori dan sodium, serta tidak mengandung lemak atau kolesterol. Sedangkan kandungan serat, asam folat dan vitamin B, membantu tubuh membuat sel baru yang sehat.

Baik dikonsumsi matang maupun mentah, sama sehatnya. Namun bawang merah mentah memiliki kadar sulfur organik yang lebih tinggi sehingga manfaatnya bagi kesehatan juga lebih banyak.

Sebuah studi ilmiah yang dipublikasikan di Jurnal Pertanian dan Kimiawi Makanan, menyebutkan bahwa ada konsentrasi flavonoid yang pekat di lapisan luar daging bawang. Dengan demikian jika Anda mengupas bawang merah, kupaslah kulitnya setipis mungkin karena masih banyak senyawa yang menguntungkan di bagian pemisah antara daging dengan kulit bawang merah.

Artikel Terkait : Mengupas Bawang Merah Bikin Menangis? Ini Penyebabnya…

Walau pun banyak khasiatnya bagi kesehatan, namun konsumsi bawang merah berlebihan juga tidak baik. Tak hanya menyebabkan gas dan kembung yang bisa memperparah rasa mulas pada penderita maag kronis, terlalu banyak makan bawang merah, apalagi yang mentah, bisa membuat mulut dan badan berbau tak sedap.

Jadi konsumsilah yang sewajarnya saja. Lebih baik sedikit asal rutin daripada banyak-banyak tapi malah membuat orang enggan mendekat. Bau sih soalnya.

4 Komentar

  1. tak hanya dimakan, jaman kakek nenek bawang merah sdh banyak manfaatnya. kl org dulu buat “bobokan” kl lagi sakit panas. tp dimakan mentah2 belum membudaya

Tinggalkan Balasan