Petani Indonesia Kerja Lebih Keras Dibanding Karyawan Kantoran

petani indonesia

Pomidor.id – Siapa bilang petani Indonesia malas-malas. Bahkan mereka adalah para pekerja keras.  Dibandingkan dengan karyawan kantoran, petani kita memiliki berbagai tanggungan hidup serta pekerjaan yang lebih berat. Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinasi Perekonomian Darmin Nasution saat jadi pembicara di Musyawarah Nasional, Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB), Sabtu (16/12).

Darmin menjelaskan, petani memiliki penghasilan yang musiman, sehingga mengharuskan para petani Indonesia untuk mencari nafkah di bidang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Petani di Indonesia lebih memiliki banyak tugas yang harus dikerjakan. Berbeda dengan karyawan yang hanya memiliki satu tugas yang dikerjakan secara fokus.

“Apa bedanya employment di pertanian dengan perusahaan. Pertanian itu komposit, komposit itu adalah orang yang kerjanya macam-macam, dia tidak bisa hidup hanya untuk satu macam. Jadi tukang bangunan di kota, buruh, pedagang dan seterusnya. Artinya petani kita adalah orang-orang yang kerjanya jauh lebih keras dari kita semua karena pekerjaannya macam-macam,” ujar Darmin dikutip dari Detik.

Berita Terkait : Kontribusi PDB dari Sektor Pertanian Masih Rendah

Menurut Darmin, sektor pertanian perlu bertransformasi agar sistem pengolahan bisa dikelola serta intens. Apalagi mengingat dari total luas kepulauan di Indonesia, hanya 33% nya merupakan daratan. Dari 33% tersebut, hanya 33% lahan yang merupakan kawasan yang bisa dikelola dan dioptimalkan oleh petani untuk mensejahterakan diri, mengingat lahan sisanya masih berupa kawasan hutan.

“Transformasi tidak harus orang pindah dari sektor yang tradisional ke modern. Transformasi bisa juga mengubah sektor yang tadinya diolah apa adanya menjadi lebih intens, menjadi lebih merupakan pekerjaan yang layak untuk hidup lebih baik. Banyak sekali pekerjaan kita,” ungkapnya.

Dengan memaksimalkan lahan sebagai langkah transformasi, diharapkan nantinya para petani akan memiliki penghasilan yang lebih baik. Selain permasalahan tersebut, Darmin juga menyebutkan, regenerasi dari kaum muda saat ini juga sedikit yang meneruskan pekerjaan sebagai petani. Pemerintah harus berupaya keras untuk mengatasi hal tesebut.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan