Twit Donald Trump Tentang Pemanasan Global Tuai Kecaman

twit donald trump

Pomidor.id – Anggota parlemen Partai Demokrat AS, beramai-ramai mengecam keras twit Donald Trump yang menyinggung tentang pemanasan global. Dalam “kicauannya”, Trump mengatakan bahwa negara-negara bagian di timur laut Amerika Serikat dapat memanfaatkan pemanasan global untuk menghangatkan suhu yang teramat dingin. Menanggapi kicauan tersebut, salah seorang perempuan anggota konggres menyebut Sang Presiden tak ubahnya “anak kecil yang benci pelajaran sains di sekolah”.

Link Banner

“Di Timur, bisa jadi malam tahun baru TERDINGIN sepanjang sejarah. Mungkin kita bisa sedikit memanfaatkan pemanasan global di negara kita. Daripada membuang-buang TRILIUNAN DOLAR untuk mencegahnya. Paketkan!” Demikian isi twitter Trump yang diunggah Kamis malam atau Jumat siang WIB.

Terang saja “kicauan” ini memancing reaksi. Dikutip dari Press TV, sejumlah senator AS dari Demokrat, di antaranya Kathleen Rice (New York) dan Pramila Jayapal (Washington), mengecam keras pernyataan Trump tersebut. Rice bahkan menuding Trump bertingkah “layaknya anak kecil”.

Senator Demokrat lainnya, Kamala Harris (California), turut berkomentar. Ia meminta pemerintahan negara-negara bagian di AS untuk berjuang bersama-sama mengatasi perubahan iklim. Menurutnya, tidak ada yang bisa diharapkan dari pemerintahan Trump mengenai hal ini. Sedangkan seorang senator lainnya meminta Trump membaca laporan tentang perubahan iklim yang ditulis oleh tim ahlinya sendiri.

Sahut menyahut di kalangan politisi AS paska twit Donald Trump itu terus berlanjut. Ada senator yang mengatakan “kicauan” Trump bisa disebabkan oleh ketidakpahamannya mengenai perubahan iklim atau justru memang disengaja untuk menyesatkan orang Amerika. Ada pula senator yang mengkritik penyebutan “Triliunan dolar” yang harus dibayar Amerika Serikat untuk Kesepakatan Paris sebagai sesuatu yang berlebihan.

Artikel Terkait : Departemen Pertanian AS Hindari Istilah Perubahan Iklim

Sementara itu, analis politik terkemuka AS, Noam Chomsky, bahkan tanpa tedeng aling-aling menyebut pemerintahan Trump sangat membahayakan kelangsungan bumi.

noam chomsky
(Ilmuwan politik terkenal AS, Noam Chomsky)

Dalam wawancara dengan Democracy Now!, Chomsky menegaskan pernyataannya November tahun lalu tentang Partai Republik yang mengusung Trump sebagai Presiden AS. Saat itu ia mengatakan bahwa “mengusung Trump menjadi presiden membuat partai ini menjadi organisasi paling berbahaya dalam sejarah umat manusia”.

Chomsky juga menjelaskan pemerintahan Trump sama sekali tak peduli dengan masa depan planet ini. Bahkan berusaha mengobrak abrik sistem yang telah disepakati dunia internasional untuk mengatasi persoalan perubahan iklim.

Pemerintah AS saat ini secara sistematis melecehkan institusi-institusi di bawahnya seperti Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) dan Departemen Energi. Semuanya itu hanya demi keuntungan dan kekuasaan sesaat, tambahnya.

Di wawancara sebelumnya, Chomsky mengatakan selain perang nuklir, perubahan iklim dan pemanasan global menjadi ancaman paling serius terhadap eksistensi kelangsungan hidup umat manusia.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan