border=

Presiden : Industri Perikanan Saatnya Mengejar Ekspor

industri perikanan nasional

Pomidor.id – Meski mendukung tindakan tegas terhadap kapal-kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia, Presiden Joko Widodo menegaskan sudah saatnya industri perikanan nasional fokus pada peningkatan produksi. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir ekspor perikanan Indonesia terus mengalami penurunan.

Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi menanggapi pandangan Wapres, Jussuf Kalla, dan Menko Kemaritiman, Luhur Binsar Panjaitan, yang menilai Indonesia harus lebih berkonsentrasi untuk mulai mengejar peningkatan nilai ekspor perikanan.

 border=
presiden jokowi tentang penurunak ekspor ikan
(Presiden Jokowi menegaskan untuk lebih meningkatkan fokus pada peningkatan ekspor industri perikanan nasional.)

Menurutnya, tindakan tegas berupa penenggelaman kapal-kapal asing yang mencuri ikan (illegal fishing) di perairan nasional perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera. Namun yang juga tidak kalah pentingnya adalah perhatian terhadap perkembangan industri perikanan dalam negeri.

Baca Juga : Kejahatan Industri Perikanan Ancam Kedaulatan Negara

“Saya sampaikan kepada Bu Susi (Pujiasuti) dalam rapat, sekarang konsentrasinya agar ke industri pengolahan ikan terutama yang mendorong untuk ekspor ikan karena ekspor kita turun,” ujar Presiden Joko Widodo.

Namun mantan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu tak mau berpolemik lebih jauh mengenai perbedaan pandangan Menko Kemaritiman dengan Menteri Kelautan dan Perikanan terkait kebijakan penenggelaman kapal ikan asing. Presiden menegaskan akan mendukung semua menterinya. Sebab, kebijakan yang diambil tiap menterinya pada dasarnya diperuntukkan untuk kebaikan dan kemajuan negara.

“Semua saya dukung. Semua kebijakan itu pasti untuk kebaikan negara dan rakyat. Setiap menteri pasti memiliki kebijakan dan kebijakan itu pasti untuk kebaikan,” ucapnya seperti dilansir Bidang Media Sekretariat Presiden.

Menteri Susi agar fokus pada produksi ikan
(Penegakkan hukum untuk menertibkan illegal fishing penting. Namun Menteri Susi juga diminta memperhatikan produksi ikan nasional.)

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti, tak menampik bahwa ekspor ikan Indonesia mengalami penurunan tiga tahun terakhir serta stagnan di tahun 2017. Hanya saja, hal yang sama juga dialami beberapa negara tetangga seperti Vietnam, Filipina dan Thailand.

“Ekspor meskipun turun dibanding negara lain juga jauh lebih baik. Kita sudah mempersiapkan, terus jalan,” jelas Menteri Susi, Kamis (11/1).

Baca Juga : Energi Laut Indonesia Memiliki Potensi Terbesar di Dunia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor perikanan nasional pada tahun 2014 mencapai 1,3 juta ton. Sementara tahun 2015 sekitar 1,1 juta ton. Ekspor produk perikanan 2016 hanya 1,07 ton, sedangkan tahun 2017 diperkirakan capaiannya relatif sama dengan tahun sebelumnya.

2 Komentar

Tinggalkan Balasan