border=

Jagung Hitam Kian Diminati Pasar Internasional

jagung hitam

Pomidor.id – Serius, ini bukan jagung gosong gara-gara kelamaan dibakar. Tapi ini benar-benar merupakan jenis jagung manis yang bisa dimakan, hanya saja warnanya hitam legam. Jagung hitam itu kini semakin diminati pasar internasional. Bahkan perusahaan penyedia benih hibrida jagung hitam kewalahan memenuhi permintaan pasar.

Jagung hitam pertama kali dibudidayakan oleh suku bangsa Aztec, Indian, ribuan tahun lalu di daratan Amerika bagian tengah dan selatan, sekarang menjadi Mexico, Peru dan Chile. Sebenarnya benih jagung hitam sudah mulai diperdagangkan oleh bangsa-bangsa Eropa di abad ke-19. Namun baru benar-benar populer dan kian banyak dicari sejak tahun 2000-an.

 border=
jagung hitam siap panen
(Jagung hitam yang sudah siap panen umurnya tak beda dengan jagung biasa, yakni antara 85-90 hari.)

Warnanya yang hitam bukanlah hasil rekayasa genetik (GMO), melainkan disebabkan adanya kandungan antosianin sejenis flavonoid. Tak hanya tampilannya yang eksotis, jagung hitam juga kaya akan nutrisi yang baik bagi kesehatan. Beberapa nutrisi tersebut di antaranya adalah asam filkat, asam amino, potasium, kalsium, selenium, niasin, zat besi, serat dan lemak.

Sedangkan manfaatnya bagi kesehatan adalah dapat menyembuhkan diabetes, meningkatkan sistem imun tubuh, sumber protein, antioksidan, dlsb.

Baca Juga : Sayuran Berwarna Ungu Trend Makanan di Tahun 2018

 border=

Wajarlah dengan segala kelebihannya itu, jagung yang juga dijuluki Black Aztec ini menjadi makanan yang kian populer di seluruh dunia, termasuk di Taiwan dan China. Bahkan di negeri panda itu, jagung hitam dikembangkan secara besar-besaran.

“Jagung hitam adalah jenis jagung yang istimewa karena pigmennya membuat bijinya berwarna hitam pekat. Nilai nutrisinya pun sangat tinggi. Sementara kadar gulanya sekitar 11,95%, atau tiga kali lipat lebih banyak daripada jagung biasa,” kata Gao Lei dari Lembaga Pengembangan Riset dan Teknologi Pertanian, Liaoning Jun He Co., Ltd.

“Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan jagung hitam meningkat pesat. Jagung ini juga mudah dibudidayakan karena bisa ditanam di banyak tempat di China,” tambahnya.

Gao Lei menjelaskan varietas jagung hitam yang dikembangkan di China dinamakan Xin Jun He Anthocyanin Black Sweet 1, sesuai nama lembaga risetnya. Ketika dipanen, jagung ini berwarna merah keunguan. Namun ketika direbus warnanya cenderung menghitam.

Umumnya petani di China memproduksi jagung hitam, baik dalam bentuk benih maupun untuk konsumsi, dalam skala kecil. Namun jagung hitam hasil silangan Jun He diproduksi secara komersial dalam jumlah besar. Untuk bisa dipanen, jagung ini membutuhkan waktu antara 85-90 hari. Sementara pengeringannya 115 hari.

pipilan jagung hitam
(Pipilan jagung hitam dapat diolah menjadi tepung hitam untuk bahan baku roti.)

“Selain dikonsumsi biasa, bijinya juga bisa dikeringkan lalu diolah menjadi tepung hitam untuk membuat roti. Ketika dipromosikan, jagung ini langsung ludes. Bahkan belum dipanen pun sudah dipesan oleh pelanggan dari Hongkong dan sejumlah negara lainnya. Karena itu, prospeknya di pasar internasional sangatlah bagus,” terang Gao Lei.

Baca Juga : China Kembangkan Varietas Padi yang Tahan Air Asin

Liaoning Jun He Co., Ltd. sendiri juga berperan sebagai perusahaan benih. Mereka mengembangkan benih jagung serta aneka benih buah dan sayuran lainnya seperti melon, paprika, wortel dan tomat. Selama ini mereka menjual produk-produknya ke berbagai wilayah di China daratan. Namun melihat respon pasar internasional cukup besar, perusahaan ini semakin serius melebarkan sayapnya ke luar negeri.

“Saat ini kami tengah menjajaki kerja sama dengan para importir dari berbagai negara. Ke depan kami berharap bisa menjalin kerja sama dalam jangka panjang dengan mereka. Sehingga kami dapat menjual benih produksi kami lebih banyak lagi,” pungkas Gao Lei.

6 Komentar

  1. Bukan. Tp dari sononya memang jenis jagung hitam. Black Aztec namanya. Di Indonesia benihnya sudah mulai dijual. Googling saja. Kalo tertarik, coba ditanam. Yakin bakal banyak orderan.

    • Bisa dipesan di bukalapak.com atau bibitbunga.com. Bibitnya memang agak mahal karena masih impor. Mungkin tidak lama lagi sudah bisa dikembangkan di Indonesia, sehingga harganya akan lebih murah.

Tinggalkan Balasan