Tomat Ceri Aman Dikonsumsi Meski Perut Kosong

tomat ceri

Pomidor.id – Anggapan bahwa memakan tomat ceri saat perut kosong berbahaya, ternyata tidaklah benar. Seorang ahli nutrisi asal Taiwan, mengatakan tidak ada bukti zat cair dalam tomat bisa mengeras dan menghalangi saluran pencernaan saat cairan tersebut berinteraksi dengan asam lambung.

Link Banner

Menurut Chen Yan-hua, ahli nutrisi dari Rumah Sakit Kristen Changhua, rajin mengkonsumsi tomat justru memberi banyak keuntungan bagi kesehatan. Misalnya saja, dalam setiap 100 gram tomat ceri memiliki kandungan 1,5 gram serat makanan, 609,8 mg vitamin A, 3,65 mg beta karoten, 49,9 mg vitamin C, 200 mg kalium dan hanya 35 kalori.

Tomat juga mengandung antioksidan likopen, senyawa khas dalam tomat yang mencegah kanker dan dapat membantu melarutkan lemak dalam tubuh. Likopen ini mudah diserap tubuh.

“Hanya saja, mereka yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes tetap harus hati-hati mengkonsumsi tomat. Sebaiknya menghindari mengkonsumsinya setelah makan berat. Karena tomat termasuk buah dan mengandung gula alami,” ujar Chen Yan-hua.

Baca Juga : 10 Mitos Tentang Penderita Diabetes

Bagi mereka yang kadar gula darahnya tinggi, harus menunggu setidaknya dua jam setelah makan sebelum ngemil atau makan jenis tomat yang manis seperti tomat ceri. Disarankan pula memakannya tidak lebih dari 15 tomat sekaligus.

Chen menambahkan, mereka yang menderita penyakit ginjal kronis seyogyanya menghindari mengkonsumsi tomat terlalu banyak karena tingginya kadar potasium dalam buah tersebut. Sedangkan bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, malah dianjurkan banyak-banyak makan tomat (khususnya tomat ceri) karena rendah kalori dan termasuk cemilan ringan yang menyehatkan.

Meski demikian, memberi asupan makanan pada tubuh tetap harus sesuai kebutuhan. Sekali pun mengandung nutrisi tinggi dan menyehatkan, makan berlebihan dapat berefek buruk pada lambung dan pencernaan.

Sumber : Taipei Times

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan