border=

Makanan Organik Bagi Bayi Adalah yang Terbaik

makanan organik bagi bayi yang terbaik

Pomidor.id – Makanan organik bagi bayi secara teori merupakan solusi paling tepat untuk mencegahnya dari resiko buruk akibat pestisida dan bahan pengawet makanan lainnya. Hanya saja, penelitian lebih mendalam perlu dilakukan untuk membuktikan makanan organik benar-benar dapat membangun imunitas pada bayi.

Demikian pendapat Dr. Rajiv Chabra, seorang pakar kesehatan bayi dan anak yang bekerja di New Delhi, India. Menurutnya, secara pribadi makanan organik bagi bayi adalah alternatif yang lebih aman dibandingkan dengan makanan non-organik.

 border=

Ia menuturkan, seorang ibu yang memiliki bayi pada masa-masa awal mengkonsumsi makanan padat, pasti sebagian besar waktunya tersita untuk mencari ide makanan yang paling pas untuk memenuhi asupan gizi mereka. Meski begitu, makanan itu juga tak boleh mengurangi nafsu makan si kecil. Selain mencari ide resep masakan yang aman, ia pun masih harus mencari tahu sumber makanan bagi bayinya. Misalnya, apakah makanan tersebut diolah secara higienis, atau justru beresiko karena adanya kontaminasi pestisida dan bahan pengawet.

Kekhawatiran itu jamak terjadi. Jangankan ibu muda yang baru memiliki satu anak, ibu-ibu yang telah berpengalaman dengan lebih dari satu anak pun merasakan hal yang sama. Di berbagai negara, mulai banyak yang berpandangan bahwa memberi asupan makanan organik adalah yang terbaik bagi buah hatinya.

Namun kemudian timbul pertanyaan, seberapa kadar aman makanan organik bagi bayi? Lalu, benarkah makanan organik menjadi satu-satunya alternatif paling sehat untuk mereka?

Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu dipahami dulu apa itu makanan organik. Sejauh ini pengertian produk/makanan organik, khususnya untuk bayi, adalah makanan yang diproduksi sama sekali tanpa menggunakan pestisida, hormon pertumbuhan, antibiotik dan bahan kimia yang berbahaya untuk tubuh.

Baca Juga : Susu Formula Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Sementara produk non-organik merupakan makanan bayi yang diolah oleh mesin dalam bentuk makanan beku atau bubuk. Produk tersebut kemudian dikemas dengan masa kadaluwarsa yang cukup lama. Tentu saja, untuk membuatnya tahan lama, produk makanan itu akan “dilengkapi” dengan bahan kimia agar dapat mengawetkan bahan-bahan dasar di dalamnya.

Banyak pakar kesehatan sepakat bahwa upaya mengurangi paparan bahan kimia dalam produk makanan bayi dapat meningkatkan imunitas tubuh dan hal ini harus dilakukan sedini mungkin. Semakin sering seorang bayi mengkonsumsi makanan yang mengandung pengawet, penguat rasa, atau produk non-organik lainnya, maka ia akan semakin rentan dengan resiko tertular penyakit serta terhambatnya perkembangan otak.

Memang, bayi yang sering diberi asupan makanan non-organik tidak akan langsung mengalami gangguan kesehatan. Namun, mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan pestisida dan bahan pengawet secara konstan dan dalam jangka waktu lama, akan membuat si bayi mengalami gangguan kesehatan secara signifikan selama masa pertumbuhannya.

Makanan organik mahal?

mengolah sendiri makanan organik
(Mengolah sendiri makanan padat untuk bayi dari bahan-bahan organik adalah yang terbaik.)

Umumnya orang enggan memasukkan produk organik dalam daftar belanjaannya adalah karena alasan harganya. Mahal. Tingginya harga makanan organik ini merupakan hal yang sulit dielakkan. Sebab, proses produksinya untuk mempertahankan kualitas jauh lebih rumit daripada yang non-organik. Akan tetapi bagi orang tua yang peduli kesehatan, mereka tak akan mempermasalahkan harga demi mencegah resiko buruk yang dapat menghambat perkembangan fisik si jabang bayi.

Sebagai gambaran, di Amerika Serikat, mengkonsumsi makanan organik bukanlah hal yang mewah. Departemen Pertanian AS bahkan menyarankan warga agar memilih makanan yang berlabel “organik bersertifikasi”. Bukan sekedar yang ada embel-embelnya “natural” atau “free range” karena tidak murni organik karena masih ada kemungkinan mengandung bahan kimia (sekali pun sedikit).

Baca Juga : Cara Memasak Sama Pentingnya dengan Memilih Makanan Sehat

Untuk di Indonesia, bukan perkara mudah mencari makanan organik murni, terutama untuk bayi. Makanan padat siap saji untuk bayi sering kali abai mencantumkan bahan-bahan pengawet apa saja yang terkandung di dalamnya. Lebih amannya memang membuat sendiri makanan padat dengan bahan-bahan yang jelas asal usulnya.

Kalau tidak sempat atau tidak mau repot, saat ini kian menjamur usaha kateringan makanan khusus bayi. Jasa kateringan ini bisa menjadi pilihan untuk memberikan asupan nutrisi yang sehat bagi para balita. Tentu saja sebelumnya korek dulu informasi sebanyak-banyaknya mengenai usaha kateringan tersebut serta bahan-bahan apa saja yang digunakan. Lebih baik dianggap bawel daripada bersikap sungkan-sungkan tapi justru berakibat buruk bagi kesehatan si buah hati.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan