border=

Amankah Tempe Dari Bahan Kedelai Transgenik Dikonsumsi?

tempe dari kedelai transgenik aman dikonsumsi

Pomidor.id – Beberapa tahun terakhir ini isu tentang makanan transgenik semakin mendapat perhatian. Sebagian masyarakat bahkan karena alasan kesehatan, sebisa mungkin menghindari makanan dari tumbuhan atau pun hewan yang genetikanya sudah dimodifikasi. Lalu bagaimana dengan kedelai transgenik yang menjadi bahan baku utama tempe, makanan paling populer di Indonesia? Amankah tempe tersebut dikonsumsi?

Tempe adalah makanan tradisional Indonesia yang banyak dikonsumsi karena rasanya yang enak dan harganya yang relatif murah. Harganya yang terjangkau menjadikan tempe sebagai makanan yang diminati hampir oleh seluruh kalangan masyarakat. Makanan yang juga terkenal di luar negeri ini ternyata sarat kandungan nutrisi seperti protein nabati, antioksidan kalsium, vitamin B1 dan zat besi.

 border=

Namun bahan baku utama tempe yang kita konsumsi sehari-hari, umumnya berasal dari kedelai impor. Kedelai impor menjadi pilihan karena ukurannya yang besar dan berwarna putih/bersih serta mudah diperoleh di pasar.

Sebagian besar kedelai impor yang ada di Indonesia berasal dari Amerika Serikat yang notabene adalah kedelai transgenik. Kedelai transgenik yang banyak ditanam di Amerika Serikat adalah jenis Roundup Ready (RR) yang memiliki toleransi terhadap herbisida glifosat. Kedelai ini dibuat dengan memasukkan gen EPSPS yang menghasilkan enzim 5-enolpyrovylshikimate-3-phosphate. Enzim ini resisten terhadap glifosat yang menjadi bahan herbisida. Sehingga, penyemprotan herbisida akan membunuh gulma, namun kedelai akan tetap hidup.

Baca Juga : Tak Suka Makanan Transgenik? Jangan Makan Jagung!

 border=
kedelai transgenik
(Kendati bahan bakunya dari kedelai transgenik, namun tempe dinyatakan aman dikonsumsi. Foto : gmo-safety.eu )

Meski demikian, kedelai RR ini telah dinyatakan aman lingkungan oleh USDA (United State Department of Agriculture). Artinya, kedelai ini aman untuk ditanam. Selain itu, kedelai RR juga sudah dinyatakan aman pangan dan pakan oleh FDA (Food and Drug Administration), yang berarti kedelai ini aman untuk dikonsumsi oleh manusia dan ternak. Sertifikasi aman ini tentu diberikan setelah dilakukan pengkajian keamanan yang sangat hati-hati dan mendalam.

Dalam kajian keamanan tersebut, protein EPSPS dievaluasi melalui berbagai uji laboratorium dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi karena kadarnya pada biji kedelai sangat rendah, cepat dicerna dan tidak menimbulkan efek alergi serta tidak bahaya bagi hewan ternak. Selain itu, EPSPS akan hancur apabila dipanaskan pada suhu tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedelai transgenik aman dan tidak berbahaya.

Sumber : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan