Yamois Tempati Nilai Teratas Seleksi UKM/IKM Jatim

yamois terbaik UKM/IKM di Jatim 2018

Pomidor.id –Seleksi UKM/IKM terbaik yang digelar Pemerintah Propinsi Jawa Timur, hasilnya telah keluar beberapa hari lalu. Yamois, peserta seleksi asal Kota Malang, menempati peringkat teratas dalam seleksi. Dengan demikian, produk makanan olahan tersebut dipastikan berhak menjadi salah satu wakil Jatim dalam berbagai pameran industri kecil dan menengah selama satu tahun ke depan.

Seleksi itu sendiri berlangsung akhir Januari lalu, tepatnya tanggal 29-30 Januari 2018, di Gedung Graha Wisata, Surabaya. Ada sekitar 500 pelaku usaha kecil dan menengah dari 38 Kota/Kabupaten yang mengikuti seleksi untuk memilih UKM/IKM terbaik se-Jatim tersebut.

Banyak hal yang menjadi kriteria penilaian. Mulai dari kemasan, lama usaha, hingga prospek pengembangannya ke depan. Tim penilai terdiri dari tim independen sehingga keputusannya pun relatif obyektif.

Baca Juga : Disperindag Jatim Gelar Seleksi UKM/IKM Terbaik

Dari sekian ratus peserta, Yamois dinyatakan sebagai UKM/IKM terbaik karena memiliki skor 95. Untuk peringkat ke dua dan ketiga adalah Chariesma Batik Sejahtera dari Jombang dengan skor 91 dan Cinta Rasa Bakery dari Gresik dengan skor 90. Ada pun rata-rata nilai peserta lainnya berada di kisaran 70-80.

Menurut owner Yamois, Hany Anisah, hasil seleksi yang baru diumumkan ini cukup menggembirakan. Apalagi ia menganggap para peserta yang mengikuti seleksi UKM/IKM se-Jatim banyak yang produknya bagus-bagus.

Hany dan Mendag
(Hany Anisah ketika bersama Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita beberapa waktu lalu.)

Tak berapa lama setelah rilis hasil seleksi, ia mengaku dihubungi Bidang Perekonomian Pemerintah Propinsi Jawa Timur untuk bersiap-siap mengikuti beberapa pameran yang berskala nasional.

“Ada tawaran untuk ikut pameran di NTB dan Bandung. Namun yang di NTB terpaksa saya tidak bisa ikut karena terlalu jauh sementara banyak yang masih harus saya kerjakan di sini. Apalagi ke sananya saya juga tidak ada yang menemani. Tapi untuk yang di Bandung, Insya Allah saya akan ikut,” ujarnya.

Lebih lanjut Hany mengatakan, untuk yang di Bandung, ia diberitahu pameran akan diselenggarakan tanggal 22 Februari mendatang.

Selama pameran, produk makanan olahan Yamois mewakili APIK (Asosiasi Andalan Perikanan Kota Malang). APIK merupakan asosiasi mandiri yang menggeluti bidang usaha perikanan dari hulu sampai hilir, dari pembibitan hingga pemasaran produk para anggotanya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan