Menyiasati Pemeliharaan Kebun Saat Lama Bepergian

pemeliharaan kebun saat bepergian
(Banyak cara untuk membuat tanaman di kebun tetap sehat dan segar meski ditinggal untuk waktu yang agak lama. Foto : 570news.com)

Pomidor.id – Memiliki kebun dengan aneka jenis tanaman memang menyenangkan. Apalagi ketika tanaman-tanaman tersebut tumbuh subur dan segar. Walau pun mungkin tidak terlalu luas, rumah yang ada kebunnya rata-rata penghuninya lebih kalem dan sehat ketimbang rumah yang sama sekali tidak menyisakan ruang untuk tumbuhnya tanaman alias betonan semua.

Namun sama halnya hewan peliharaan macam anjing, kucing, hamster, ikan, dlsb, tanaman juga membutuhkan perawatan rutin. Beberapa perawatan atau pemeliharaan kebun bahkan harus dilakukan setiap hari agar tanaman tetap tumbuh sehat. Menyirami, misalnya. Frekwensi penyiraman ini bisa bertambah, lebih-lebih ketika masuk musim kemarau. Sebab jika tidak, tanaman di kebun tak akan bisa tumbuh maksimal. Bisa-bisa malah layu dan kemudian mati akibat proses penguapan yang cepat tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup.

Muat Lebih

Masalahnya sekarang, bagaimana melakukan pemeliharaan kebun apabila karena suatu hal, harus bepergian dalam jangka waktu lumayan lama. Kalau masih ada orang di rumah yang bisa dimintai bantuan merawat, setidaknya menyirami tanaman, mungkin tidak perlu khawatir. Tapi bagaimana kalau penghuni rumah seluruhnya harus pergi seperti ritual tahunan mudik di waktu lebaran? Jangankan seminggu, tiga atau empat hari saja telat menyirami bisa berakibat fatal bagi tanaman.

Baca Juga : Semut Rangrang Adalah Partner Anda Berkebun

Untuk menghindari tanaman kesayangan mati atau rusak, ada cara-cara sederhana yang bisa dilakukan beberapa saat sebelum meninggalkan rumah.

Pertama, sirami tanaman sedikit lebih banyak ketimbang hari-hari biasa. Hal ini akan membuat tanaman memiliki persediaan air untuk jangka waktu agak lama. Tapi juga jangan berlebih-lebihan. Menggenangi terlalu banyak air justru bisa membuat akar tanaman jadi busuk. Secukupnya saja.

menyirami tanaman
(Melakukan ekstra penyiraman untuk cadangan air tanaman saat ditinggal bepergian.)

 

Kedua, khusus untuk tanaman di dalam pot atau polybag, jika memungkinkan pindahkan sementara ke tempat yang lebih teduh atau tidak terkena terik matahari sepanjang waktu. Dengan demikian akan memperlambat proses penguapan sehingga kelembaban tanaman pun terjaga. Sedang untuk tanaman di dalam ruangan, tempatkan di bawah lampu temaram yang selalu menyala saat rumah dalam keadaan kosong. Selain itu, usahakan menempatkannya di dekat jendela agar masih terkena hembusan air dan sedikit sinar matahari.

pindahkan tanaman ke tempat teduh
(Pindahkan sementara tanaman di tempat teduh untuk memperlambat penguapan.)

 

Ketiga, manfaatkan drip irrigation atau irigasi tetes dengan botol plastik bekas. Caranya sangat sederhana, ambil botol bekas minuman kemasan yang masih ada tutupnya. Setelah itu potong bagian bawah botol dan lubangi kecil tutupnya. Lubang di bagian tutup ini berfungsi untuk mengalirkan air. Sementara bagian bawah botol yang lebih lebar adalah untuk menampung air. Kemudian jungkirkan botol dengan tutup menghadap ke bawah sehingga air dapat menetes pelan-pelan. Untuk penyangganya, gunakan bambu atau kayu kecil yang diikatkan ke botol. Sebaiknya pakai botol ukuran 2 liter agar air yang ditampung bisa lebih banyak.

irigasi tetes
(Irigasi tetes dengan botol bekas sangat efisien dalam menghemat penggunaan air.)

 

Keempat, tempatkan potongan-potongan kertas koran di permukaan pot / polybag untuk memperlambat proses penguapan. Hal ini sekaligus juga untuk menjaga kelembaban tanah baik di kebun maupun di dalam pot / polybag. Potongan kertas ini bisa diganti jerami, plastik, daun kering, atau apa saja. Yang penting fungsinya adalah untuk menahan penguapan.

mengurangi penguapan air
(Potongan kertas di atas permukaan tanah dapat mengurangi penguapan air.)

 

Kelima, untuk tanaman berukuran agak besar di dalam kebun, potong daun-daun yang sudah mulai menguning dan satu dua cabang yang dirasa tidak terlalu penting. Ini agar tanaman dapat menghemat kebutuhan penggunaan air.

memangkas cabang tanaman
(Memangkas daun kering atau beberapa cabang dapat menghemat penggunaan air oleh tanaman)

Baca Juga : Kalau Rumput Liar Bisa Ngomong …

Sebenarnya masih banyak cara lain untuk pemeliharaan kebun berikut tanaman-tanaman di dalamnya. Hanya saja cara-cara di atas relatif mudah dilakukan dan tidak terlalu menyita waktu yang bisa mengganggu persiapan untuk berkemas-kemas.

Tinggalkan Balasan