border=

Air Beras Menyuburkan dan Menyehatkan Rambut

air beras untuk perawatan rambut
(Air rebusan beras/tajin dapat dimanfaatkan untuk kesuburan dan kesehatan rambut. Foto : pomidor.id)

Pomidor.id – Nenek moyang kita ternyata mempunyai beragam cara untuk melakukan perawatan kecantikan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang banyak tersedia di sekitar kita. Luar biasanya, perawatan kecantikan dengan bahan alami tersebut digunakan mulai dari ujung rambut hingga ujung kuku kaki. Khusus untuk perawatan rambut ini, selain lidah buaya dan merang dari batang padi, ternyata ada juga turunan padi lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk membuat rambut tumbuh sehat dan bebas ketombe, yakni air beras.

Beras yang merupakan makanan pokok, kaya akan vitamin E, vitamin D, asam linoleat, asam amino yang berfungsi untuk menyusun protein. Sementara airnya mengandung inositol serta berbagai mineral yang bermanfaat untuk menyehatkan bagian dalam dan luar tubuh.

 border=

Sebelum itu, jangan dikacaukan dengan pengertian air beras adalah air cucian beras. Air beras di sini adalah air sisa menanak nasi atau yang lazim disebut tajin. Bukan air bekas cucian beras (orang Jawa menyebutnya banyu leri). Walau pun sama-sama kaya akan zat yang menguntungkan, namun tajin manfaatnya jauh lebih besar untuk kesehatan rambut.

Secara berkala mencuci dan membilas rambut dengan air beras akan memacu pertumbuhan akar serta memperbaiki tekstur rambut. Rambut yang sering dirawat dengan air beras akan tampak lembut, tidak bercabang dan tidak mudah kusut. Sedang manfaat lainnya adalah menghilangkan ketombe.

Sebuah penelitian tentang produk kosmetika alami menyebutkan bahwa air beras memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan ini berfungsi menghambat kerusakan sel rambut dan kulit sehingga direkomendasikan penggunaannya. Apalagi air beras tidak memiliki efek samping apa pun.

 border=

Baca Juga : Kandungan Merkuri pada Produk Kosmetik Patut Diwaspadai

Tak hanya di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya, pemanfaatan air beras untuk kesehatan rambut juga sudah lama digunakan oleh orang-orang Jepang dan China. Suku Yao di desa Huangluo di China daratan, bahkan terkenal karena para wanitanya memiliki rambut yang teramat panjang. Panjang rambut para wanita di desa tersebut rata-rata mencapai lebih dari dua meter atau melebihi panjang tubuh mereka. Meski sangat panjang, namun rambut mereka tampak indah karena rutin dirawat dengan air beras.

wanita yao
(Wanita Yao di China, yang memiliki tradisi memanjangkan rambut, rutin merawat rambut mereka dengan air beras sehingga tampak indah dan juga sehat. Foto : pinterest.com)

Berikut beberapa cara sederhana membuat air beras untuk perawatan rambut :

  1. Ambil segenggam beras putih dan dua gelas air bersih.
  2. Campurkan air dan beras. Kemudian rebus dalam panci kecil. Saat memasak, api jangan terlalu besar dan aduk perlahan agar beras tidak lengket ke panci atau gosong.
  3. Setelah beras hampir menjadi nasi, angkat lalu saring airnya dalam wadah bersih.
  4. Diamkan air beras sampai dingin. Setelah itu tuangkan ke wadah tertutup (misalnya, botol bekas) dan simpan di kulkas. Air rebusan beras di kulkas ini bisa tahan hingga satu minggu.

Untuk pemakaiannya, sama seperti tonik-tonik buatan pabrik yang sering digunakan di salon-salon kecantikan, yakni :

  1. Encerkan dua sendok makan air beras dengan satu cangkir air bersih dan aduk merata sampai warnanya menjadi seperti susu. Setelah keramas, tuangkan enceran air tersebut ke rambut.
  2. Gunakan ujung jari untuk memijat perlahan kulit kepala selama kurang lebih 10 menit.
  3. Bilas rambut sampai bersih dengan air biasa.

Baca Juga : Beras Hitam Mengandung Banyak Nutrisi

Perawatan rambut dengan air bersih ini dapat dilakukan seminggu sekali. Namun bisa juga lebih sering, tergantung pada kebutuhan. Yang jelas, perawatan rambut dengan air beras bisa dilakukan kapan saja karena tidak ada efek sampingnya bagi kesehatan kulit kepala dan rambut.

Kalau pun ada sedikit kendala, paling-paling cuma repotnya, itu lho. Mau bikin rambut kinclong saja musti harus sibuk dulu dengan beras, panci, kompor, saringan, botol bekas dan tetek bengek lainnya.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan