border=

Panama Disease Ancam Industri Perdagangan Pisang Global

penyakit pisang panama disease
(Perkebunan pisang varietas Cavendish di Dominika Republik, Karibia, yang terserang Panama Disease. Jika tidak ada upaya keras mengendalikan penyebaran penyakit ini, industri pisang di seluruh dunia terancam kolaps karena pisang Cavendish memegang 85% perdagangan pisang global. Foto : dominicavibes.dm)

Pomidor.id – Baru-baru ini para petani pisang di Vietnam dan Laos dilanda kepanikan akibat serangan penyakit busuk batang pada tanaman pisang mereka. Keadaan bertambah buruk karena tak berselang lama, penyakit yang sama juga menyerang ratusan hektar tanaman pisang di Myanmar. Indonesia, meski tidak berbatasan langsung dengan ketiga negara tersebut, tetap patut waspada mengingat penyebaran penyakit yang dinamakan Panama Disease ini tergolong cepat dan mematikan.

Panama Disease sendiri merupakan penyakit khas pada pisang yang disebabkan oleh jamur Fusarium oxyporum yang menyerang batang pisang. Fusarium yang juga dikenal sebagai Tropical Race 4 (TR4) ini tak hanya menginfeksi banyak varietas pisang lokal, tapi juga jenis pisang Cavendish (pisang ambon). Padahal pisang Cavendish ini menguasai 85% perdagangan pisang secara global. Sehingga bisa dibayangkan betapa besar kerugian yang harus ditanggung seluruh mata rantai perdagangan pisang dunia jika penyakit ini tak dapat dikendalikan.

 border=

Jamur Fusarium memulai infeksinya pada akar, kemudian merusak sistem vaskular dan akhirnya membunuh tanaman. Begitu areal sekitar ada yang terinfeksi, penanaman pisang selanjutnya tidak mungkin dilakukan. Pasalnya, penyakit ini bersarang di dalam tanah sebagai klamidospora (spora berdinding tebal dan terbentuk dari benang sel biasa yang membulat) sehingga sulit untuk dikendalikan atau pun dimusnahkan.

penampakan panama disease pada batang pisang
(Batang pisang yang telah terinfeksi TR4. Busuk pada batang ini membuat pohon pisang pada akhirnya akan layu dan mati. Foto : abc.net.au)

Baca Juga : Penyakit Busuk Daun Serang Petani Kentang Bangladesh

Sayangnya, sampai saat ini industri pisang global masih didominasi oleh satu varietas. Sejumlah negara produsen utama pisang seperti India, China, Ekuador, Brazil, Filipina dan Uganda (Indonesia masuk 10 besar), produksi pisangnya didominasi pisang Cavendish. Padahal pisang ini amat rentan terhadap TR4. Penanaman secara monokultur satu varietas sangat rentan mengancam kestabilan produksi pisang secara global sekaligus berbahaya bagi varietas pisang lokal lainnya.

 border=

Sebuah studi mendapati bahwa ada saling keterkaitan munculnya Panama Disease di sejumlah negara. Studi tersebut menunjukkan serangan TR4 untuk pertama kalinya di Myanmar ini ternyata juga ditemukan di Vietnam dan Laos, dua negara tetangga terdekat. Meski demikian, jarak bukan faktor tunggal yang mempercepat penyebaran penyakit ini. Hal ini bisa dilihat dari kemunculan TR4 di Pakistan dan Filipina, secara bersamaan terindikasi pula terjadi di Lebanon dan Jordania.

buah pisang yang terkena panama disease
(Serangan TR4 membuat buah pisang yang sudah dipanen pun menjadi tidak layak konsumsi. Foto : newsport.com.au)

Karena itu, secara kolektif dari data yang ada, para peneliti sepakat untuk menempatkan serangan Panama Disease ini dalam konteks agro-ekologi yang lebih luas. Seluruh pihak yang terkait industri pisang diharapkan untuk mengkampanyekan kesadaran serta melakukan tindakan karantina yang tervalidasi agar penyebaran secara global penyakit ini dapat dikendalikan.

Baca Juga : Serbuan Hama dan Penyakit Ancam Ketahanan Pangan Global

Sementara itu, FAO (Food and Agriculture Organization), badan PBB untuk urusan pertanian dan pangan, juga telah menyerukan negara-negara penghasil pisang untuk mengambil pendekatan proaktif terhadap penyakit mematikan yang disebabkan oleh jamur ini.

Dalam pernyataannya beberapa waktu lalu, FAO menegaskan bahwa Panama Disease merupakan ancaman terbesar bagi industri pisang global sejak merebaknya penyakit Black Sigatoka pada tahun 1991 lalu.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan