border=

Pola Makan Pengaruhi Suasana Hati

Pola Makan Pengaruhi Mood
(Pola makan pun mempunyai keterkaitan erat dengan mood atau suasana hati. Konsumsi daging tanpa diimbangi dengan asupan sayur dan buah yang cukup, tak hanya mengancam kesehatan fisik tapi juga mental. Foto : dietheek.nl)

Pomidor.id – Sumpek, senewen, stress, sensi atau tahu-tahu didera perasaan murung tak karuan? Jangan khawatir, itu adalah hal wajar yang pasti pernah sesekali dialami setiap orang. Yang tidak wajar kalau suasana hati yang buruk itu terus menerus mendera. Selain situasi tertentu yang membangkitkan perasaan tak nyaman, sering-sering bad mood juga bisa jadi karena kebiasaan atau pola makan yang tidak sehat.

Pada studi tahun 2017 yang dilakukan terhadap orang-orang dengan kecenderungan tingkat depresi yang tinggi, diperoleh hasil yang mencengangkan setelah enam bulan mereka menjadi obyek penelitian. Mood mereka dilaporkan membaik paska secara sukarela mengubah pola makan mereka. Dari yang sebelumnya mengkonsumsi jenis daging-dagingan, selama enam bulan mereka “dipaksa” lebih banyak menyantap aneka buah, sayur, kacang-kacangan serta biji-bijian.

 border=

Baca Juga : Detoksifikasi Tubuh Paling Ampuh? Ya Puasa

Ternyata perubahan pola makan ini berefek positif pada peningkatan suasana hati mereka. Yang tadinya gampang bersungut-sungut, kini menjadi lebih ramah dan mudah menyunggingkan senyuman.

“Pola makan yang banyak mengkonsumsi nutrisi nabati, termasuk di dalamnya vitamin, mineral, lemak tak jenuh dan asam amino, sangat penting untuk struktur dan fungsi otak yang sehat,” demikian kesimpulan para peneliti di University of South Australia yang dilansir The Wall Street Journal.

 border=

Hasil studi itu juga merekomendasikan masak dan makan bareng keluarga sebagai aktivitas sederhana namun efektif menjaga kesehatan mental sekaligus mencegah depresi.

Ada pun sayur dan buah yang layak menjadi menu sehari-hari adalah yang kaya akan vitamin B6. Vitamin ini memproduksi serotonin yang memberi perasaan nyaman dan senang. Kacang-kacangan, wortel, brokoli, pisang dan alpukat adalah beberapa contoh sayur dan buah yang kaya akan kandungan serotonin.

sayur dan buah
(Banyak mengkonsumsi sayur dan buah secara ilmiah terbukti membuat orang lebih kalem dan tidak gampang stress. Foto : lifehack.org)

Kalau pun eneg dengan sayur dan buah-buahan melulu, usahakan menghindari terlalu sering menyantap daging berwarna merah seperti daging sapi. Gantilah dengan konsumsi makanan yang penuh lemak omega-3 yang banyak terdapat pada jenis ikan-ikanan.

Baca Juga : Coklat Tingkatkan Kinerja Otak

Mengganti pola makan dengan menambah konsumsi sayur dan buah memang bukan jalan pintas menuju kebahagiaan. Banyak faktor yang membuat seseorang gampang uring-uringan. Siapa sih yang tidak stress setiap saat diuber-uber debt collector, atau di kantor pekerjaan nambah terus sementara gaji lemot banget naiknya?

Yang aneh itu yang sudah tahu masalahnya bejibun, tapi masih saja ngemil steak, sate dan doyan banget sama daging bersantan. Bukan stress saja yang datang, stroke pun bakalan mampir.

1 Komentar

  1. Waduh, tgl2 tua ga usah disuruh pun ya tetep bakal lbh banyak makan daun2an. Wong duitnya sdh nipis utk beli daging. Btw, nais inpo

Tinggalkan Balasan