border=

Stemphylium Leaf Blight, Penyakit Bercak Daun Pada Bawang Merah

Stemphylium Leaf Blight
(Area penanaman bawang merah yang terserang Stemphylium Leaf Blight. Foto : onionworld.net)

Pomidor.id – Bawang merah (Allium ascalonicum), adalah sejenis tanaman sayuran yang berumbi lapis. Tanaman ini sangat populer sebagai bumbu untuk menyedapkan masakan. Rasanya nyairs mustahil ada dapur yang tidak ada simpanan bawang merahnya. Namun membudidayakan tanaman ini juga gampang-gampang susah. Fluktuasi harga sering terjadi karena produksinya memang naik turun yang disebabkan oleh berbagai faktor. Selain cuaca, serangan penyakit pun dapat mempengaruhi produktivitasnya. Salah satu penyakit yang sering ditemui pada tanaman bawang merah adalah Stemphylium leaf blight atau bercak daun.

Stemphylium leaf blight disebabkan oleh jamur Stemphylium vesicarium. Bercak kecil berwarna kuning kecoklat-coklatan pada daun adalah ciri-ciri tanaman bawang merah yang sudah terinfeksi. Bercak-bercak kecil ini kemudian tumbuh menjadi bintik-bintik memanjang yang mengakibatkan daun bawang merah menjadi rusak. Penanda spora patogen berkembang terlihat pada warna daun yang asalnya coklat berubah menghitam.

 border=
umbi kecil bawang merah
(Bawang merah yang terinfeksi Stemphylium, umbinya biasanya kecil-kecil. Foto : agroflora.ru)

Serangan Stemphylium umumnya bermula pada jaringan daun mati. Meski demikian, patogen hanya menginfeksi daun dan tidak sampai ke jaringan umbi. Namun banyaknya daun yang terinfeksi tetap akan berpengaruh terhadap proses fotosintesis tanaman. Sehingga hasil panenan bawang merah yang terserang penyakit ini umbinya rata-rata berukuran kecil. Namun pada tingkatan serangan yang parah, tanaman dapat mati prematur.

Kelembaban yang tinggi serta suhu yang hangat merupakan kondisi yang disukai Stemphylium leaf blight. Hujan dengan intensitas tinggi turut mempercepat penyebaran infeksi mengingat daun hampir selalu basah. Karena itu bisa dipahami mengapa para petani biasanya menghindari menanam bawang merah di puncak musim penghujan.

Baca Juga : Panama Disease Ancam Industri Perdagangan Pisang Global

 border=

Pencegahan

Ada beberapa cara untuk mengurangi potensi terserang penyakit Stemphylium pada budidaya bawang merah. Di antaranya :

Pertama, hindari menanam bibit dari umbi tanaman yang telah terinfeksi. Sebab siklus penyakit akan berlanjut pada tanaman yang baru. Yang agak sulit adalah jika harus menanam dari benih yang berbentuk biji. Sebagian patogen memang sudah terbawa pada biji, tapi sangat sulit mengenalinya. Selain itu, tak jelas seberapa efektif inokulum benih dapat merusak tanaman ketika dewasa.

Kedua, menerapkan sanitasi yang baik untuk mengurangi jumlah inokulum patogen yang ada. Penyiangan gulma/rumput juga musti rutin dilakukan agar tanah tidak terlalu lembab. Sementara untuk musim hujan, drainase harus diatur agar genangan cepat surut.

bercak daun bawang merah
(Penampakkan daun bawang merah yang terinfeksi Stemphylium. Foto : onvegetables.com)

Ketiga, melakukan penyiraman di pagi hari agar tanaman mengering sebelum malam hari. Pengairan dengan penggenangan/pengeleban juga bisa dilakukan secara terukur, yakni dua hari sekali selama 15-30 menit tergantung kondisi kelembaban tanah.

Keempat, apabila memungkinkan gunakan plastik mulsa pada waktu tanam musim hujan. Plastik mulsa berfungsi untuk menjaga kelembaban tanah dan mencegah tumbuhnya gulma

Kelima, rotasi tanaman setiap tiga atau empat kali masa panen agar tidak terjadi penumpukkan patogen. Rotasi tanaman bawang merah bisa dilakukan dengan padi.

Keenam, segera cabut tanaman bawang merah yang terserang hama penyakit. Kemudian tumpuk dan bakar agar patogen tidak cepat menyebar ke mana-mana. Sedangkan untuk penanganan secara kimiawi, pemberian fungisida dilakukan begitu ada tanda-tanda penyakit di area penanaman. Ada jenis fungsida yang khusus untuk mengatasi penyakit Stemphylium, tapi tersedia pula fungisida yang sekaligus untuk beberapa penyakit. Hanya saja aplikasinya harus terkendali agar tidak menyisakan terlalu banyak residu kimia.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan