border=

Kawasan Konservasi Dapat Dipromosikan Sebagai Destinasi Wisata

kawasan konservasi bromo
(Gunung Bromo yang berada di Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru, bukan hanya destinasi wisata populer bagi pelancong domestik, namun juga sangat terkenal di mancanegara. Letaknya yang berada di empat perbatasan di empat Kabupaten di Jawa Timur, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang, termasuk kawasan konservasi yang patut dijaga kelestariannya. Foto : menlhk.go.id)

Pomidor.id – Mulai tanggal 3 hingga 6 Mei 2018, berlangsung pameran Outdoor Festival (Indofest) di JCC Senaya, Jakarta. Dalam pameran yang bertujuan untuk mengenalkan sekaligus mempromosikan kawasan konservasi sebagai tempat atau destinasi wisata, diikuti pula oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yg sangat tinggi yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Indonesia. Terdapat 54 Taman Nasional (TN) dan 129 Tempat Wisata Alam (TWA) berjajar dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia dan potensinya sangat besar sebagai destinasi wisata alam dan ekowisata.

 border=

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Djati Witjaksono. Menurutnya, potensi keindahan alam tersebut banyak yang belum diketahui publik. Oleh karena itu diperlukan sarana atau media untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

Baca Juga : Indonesia Tuan Rumah Our Ocean Conference 2018

Salah satu media yang dapat digunakan adalah melalui kegiatan pameran. Demikian pula dengan pameran Outdoor Festival (Indofest) ke-4 yang berlangsung beberapa hari mulai tanggal 3 sampai 6 Mei di Jakarta Convention Centre, Senayan.

 border=

“Pameran ini menjadi media yang tepat untuk mengajak para generasi muda, para penggiat dan komunitas untuk megetahui nilai-nilai konservasi, ketika berkegiatan di alam bebas,” ujar Djati dikutip dari laman KLHK.

Djati mengharapkan melalui kegiatan pameran kawasan konservasi ini dapat menjadi ajang pengenalan kepada aktivitas luar ruang bagi masyarakat. Pengenalan tersebut dapat dimulai dari destinasi alam bebas, berbagi pengalaman antar para pegiat tentang keamanan, kenyamanan berkegiatan di alam. Masyarakat juga dihimbau agar berperilaku yang baik di alam bebas dengan tidak menimbulkan sampah dan merusak alam.

klhk di pameran indofest ke-4
(Kahumas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan, Djati Witjaksono, saat memberikan sambutan pada pameran Indofest di JCC, Senayan, Jakarta. Pameran ini diharapkan dapat membantu memberi informasi mengenai kawasan konservasi yang dapat menjadi tempat tujuan wisata. Foto : menlhk.go.id)

Banyak stan pameran menjual berbagai perlengkapan dan peralatan untuk aktivitas luar ruang seperti lari, renang, bersepeda, pendakian gunung dan lain sebagainya.

Baca Juga : Temukan Sarang Penyu Lekang, Bukti Biomass Laut Membaik

KLHK juga turut membuka stan pameran yang menyediakan informasi destinasi wisata alam di berbagai TN di Indonesia. Terdapat pula stan dari Taman Nasional, diantaranya TN Ujung Kulon, TN Gunung Rinjani, TN Alas Purwo, TN Matalawa, TN Bukit Tiga Puluh, TN Gunung Merapi, TN Gunung Tambora dan TN Aketajawe Lolobata.

Pengunjung pameran ini juga akan mendapatkan edukasi dari berbagai talkshow dengan berbagai tema seperti lingkungan, alam dan aktivitas luar ruangan atau petualangan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan