border=

SIDAK Debitur, Sistem Berbasis IT untuk Analisa Karakter Calon Debitur

sidak debitur
(SIDAK Debitur merupakan sebuah sistem analisis berbasis IT untuk menilai karakter calon debitur. Image : sidakdebitur.com)

Pomidor.id – Selama ini lembaga keuangan seperti perbankan, leasing atau koperasi lebih banyak mengandalkan riwayat keuangan dan intuisi untuk menilai kredibilitas/karakter calon debitur. Namun sebuah perusahaan berbasis IT asal Malang, mengenalkan sebuah sistem bernama SIDAK Debitur yang dapat menganalisa informasi yang berkaitan dengan karakter calon debitur hanya dengan aplikasi yang mengandalkan sejumlah pertanyaan multiple choice.

SIDAK (Sistem Informasi Data Analisa Karakter) Debitur adalah nama sistem tersebut. Menurut Iwan Nazarudin, Direktur perusahaan pembuat aplikasi, SIDAK Debitur diciptakan untuk meminimalisir NPL (Non Performing Loan) atau kredit macet.

 border=

“Kredit macet tidak selalu karena debitur tidak mampu membayar hutangnya. Tapi sering juga karena si debitur memang tidak punya itikad baik menyelesaikan tanggungannya. Nah, dengan SIDAK Debitur kemungkinan-kemungkinan tentang si debitur termasuk orang yang beritikad baik atau tidak, bisa dideteksi sejak dini,” ujar Iwan.

Baca Juga : SMART-Fish Permudah Informasi Budidaya Ikan Patin

Iwan yang pernah bertahun-tahun bekerja sebagai HRD di perusahaan besar tersebut mengatakan, program yang digarapnya ini mengkombinasikan antara psikologi (keilmuan HRD Praktis) dengan sistem berbasis IT. Hal ini sangat membantu lembaga keuangan baik bank maupun non-bank untuk mengukur karakter calon debitur ketika mengajukan hutang.

 border=

“Kelebihan SIDAK Debitur bisa digunakan di mana saja dan kapan saja untuk menganalisa karakter calon debitur secara terukur, obyektif, cepat dan tepat. Sebab yang digunakan adalah analisis NAZ (Numerical AnalyZing) yang ditampilkan dalam bentuk skor. Dengan demikian akan memudahkan pengambilan keputusan sekaligus menekan NPL bagi lembaga keuangan,” jelasnya.

Untuk menggunakan sistem ini, calon debitur cukup mengisi beberapa pertanyaan melalui android/tablet surveyor (dari lembaga keuangan) dan didampingi surveyor yang bersangkutan. Hasil analisa dapat diterima langsung dan kemudian segera diambil keputusan mengenai disetujui tidaknya permohonan kredit.

Masuk 3 Besar UKM Berprestasi Jatim

Inovasi yang diciptakan Iwan dan rekan-rekannya ini mengundang ketertarikan Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jawa Timur ketika diikutkan dalam lomba UKM Berprestasi bulan Maret lalu. Dalam lomba tersebut, SIDAK Debitur masuk dalam 3 besar kategori bidang IT.

“Kami datang ke Malang untuk melakukan verifikasi menyeluruh sistem SIDAK Debitur yang masuk 3 besar UKM Berprestasi. Selain dari Malang, 2 lainnya berasal dari Kediri dan Surabaya. Bulan Juli nanti, akan diumumkan pemenang UKM Berprestasi bidang IT,” tutur Achmad Rizadi dari Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jawa Timur, di Malang, Selasa (22/5).

iwan dan dinkop jatim
(Iwan Nazarudin (baju biru) menerima kunjungan dari Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jawa Timur yang memverifikasi sistem SIDAK Debitur yang masuk 3 besar UKM Berprestasi tingkat Propinsi. Image : pomidor.id)

Baca Juga : Mesin Spinner Ciptaan Mahasiswa UB Bantu Pelaku UMKM

Nanang Sugeng Widyantoro, Ketua RPMR (Rumah Pengusaha Malang Raya) yang menginisiasi keikutsertaan SIDAK Debitur di ajang pemilihan UKM Berprestasi, mengatakan sangat gembira dengan keberhasilan sistem berbasis IT tersebut masuk tiga besar.

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan Mas Iwan dan kawan-kawan ini memacu UKM-UKM yang ada untuk lebih bersemangat lagi menciptakan hal-hal yang kreatif dan inovatif. Kami dari RPMR jelas gembira dengan sukses SIDAK Debitur ini. Apalagi sebagian dari mereka yang menggarap sistem ini adalah juga tim IT dari RPMR,” ujar Nanang.

Sementara bagi Iwan Nazarudin, yang dikejar bukan sekedar menjadi juara 1 dan mendapatkan hadiah berupa uang dari penyelenggara lomba. Melainkan perluasan jaringan dan publikasi adalah hal yang jauh lebih penting.

“Kami berharap dengan masuk 3 besar UKM Berprestasi di tingkat propinsi akan membawa dampak positif dikenalnya sistem SIDAK Debitur ke masyarakat, khususnya lembaga-lembaga keuangan. Sistem ini akan membantu mereka meminimalisir kredit macet yang terutama disebabkan oleh debitur “nakal” yang memiliki itikad kurang baik sejak awal,” pungkas Iwan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan