border=

Gara-gara Klengkeng dan Durian, RI-Thailand Bisa Perang Dagang

klengkeng dan durian bisa picu perang dagang indonesia-thailand
(Selain durian, kelengkeng adalah komoditas utama ekspor produk hortikultura Thailand ke berbagai negara. Saat ini, Pemerintah Thailand tengah mempertimbangkan tindakan balasan atas kebijakan Indonesia yang melarang masuknya klengkeng dan durian dari negeri gajah putih itu ke pasar Indonesia. Image : chiangmaicitylife.com)

Pomidor.id – Pemerintah Thailand mempertimbangkan untuk melarang impor sejumlah produk Indonesia ke negerinya. Hal ini dilakukan sebagai balasan atas kebijakan Pemerintah Indonesia yang menolak masuknya buah-buahan seperti klengkeng dan durian dari Thailand. Jika langkah tersebut benar-benar direalisasikan, bukan tak mungkin kedua negara bakal ketularan perang dagang seperti yang terjadi antara Amerika Serikat dengan beberapa negara lain.

Menteri Perdagangan Thailand, Sontirat Sontijirawong, mengatakan pemerintahnya saat ini tengah mempelajari dampak berikut tindakan balasan yang tepat terhadap kebijakan Indonesia yang melarang impor produk hortikultura seperti klengkeng dan durian. Larangan itu mulai berlaku awal tahun ini, tepat saat kedua buah tropis itu memasuki panen raya di Thailand.

 border=

“Tindakan (larangan) impor itu tidak fair karena bertepatan dengan masa panen, khususnya lagi untuk buah klengkeng dan durian. Dua buah itu sangat identik dengan kami,” ujar Sontirat dikutip dari Bangkok Post.

“Kami berjuang untuk praktik-praktik perdagangan yang adil agar produk kami kompetitif,” lanjutnya.

Baca Juga : WTO Menangkan AS atas Sengketa Dagang dengan Indonesia

 border=

Sontirat menambahkan, Departemen Negoisasi Perdagangan sedang mempersiapkan langkah-langkah serius terhadap Indonesia. Pemerintah Thailand berjanji akan melakukan pemeriksaan yang lebih ketat pada barang-barang dari Indonesia apabila sejumlah produk negaranya, terutama produk hortikultura, terus mengalami hambatan masuk ke pasar Indonesia.

Sementara itu, Auramon Supthaweethum, Dirjen Departemen Negoisasi Perdagangan, menegaskan pihaknya tengah berkonsultasi dengan lembaga terkait mengenai tindakan yang tepat untuk mengatasi perselisihan dagang antar kedua negara agar tidak sampai merembet ke perang dagang.

Meski demikian, tindakan tersebut baru akan diputuskan bulan Juni ini. Sebelum itu, Thailand menyatakan tidak akan melakukan langkah apa pun yang dapat menciderai perjanjian perdagangan internasional.

“Selama beberapa bulan terakhir, kami telah membahas masalah ini dengan Indonesia di tingkat Menteri. Namun sejauh ini tidak ada kemajuan yang berarti,” jelas Auramon.

Pada tahun 2017, Thailand mengekspor 97 ribu ton kelengkeng ke Indonesia senilai USD 83,7 juta (Rp 1,17 triliun). Sedang ekspor duriannya mencapai 760 ton dengan nilai sekitar USD 1,2 juta (Rp 16,8 miliar).

durian lokal juga digemari masyarakat
(Ketimbang asal melarang masuk durian asal Thailand, mending pemerintah bekerja keras meningkatkan produktivitas dan kualitas durian lokal agar lebih kompetitif. Sebagai sesama anggota WTO dan ASEAN, Indonesia dan Thailand semestinya juga menghindari ribut-ribut yang bisa mengarah ke perang dagang akibat aksi main cekal berbagai produk kedua negara. Image : pomidor.id)

Baca Juga : Buah Durian itu Buah Asli Indonesia, Lho…

Selama lima tahun terakhir, perdagangan antara Indonesia dan Thailand rata-rata setahunnya mencapai USD 16,2 milyar. Dari perdagangan tersebut, Thailand menikmati surplus USD 1,4 milyar.

Besarnya nilai perdagangan antara kedua negara, membuat Indonesia menjadi partner dagang keempat terbesar Thailand di kawasan ASEAN setelah Malaysia, Vietnam dan Singapura.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan