border=

Polusi Kebangetan, Pembangunan Konstruksi di New Delhi Distop Sementara

pembangunan konstruksi di New Delhi distop sementara terkait polusi udara
(Warga yang melintas di jalanan yang pekat dengan kabut asap, terpaksa menutup hidung. Pemerintah India memerintahkan penghentian sementara pembangunan konstruksi di New Delhi untuk meredakan polusi udara. Image : hindustantimes.com)

Pomidor.id – Pihak otoritas yang berwenang di India, memerintahkan penghentian pembangunan konstruksi di New Delhi selama dua hari demi mengurangi polusi udara yang sudah melewati ambang batas. Tak hanya membahayakan kesehatan, polusi juga membuat ibukota India itu diselimuti debu dan kabut tebal.

Badan Pusat Pengedali Polusi mencatat tingkat polusi udara di New Delhi akhir pekan kemarin sudah masuk kategori “parah” atau dikategorikan sebagai yang terburuk. Kondisi ini sudah berlangsung selama empat hari berturut-turut.

 border=

Tingkat polusi yang mencapai PM 2.5 (ukuran untuk mengukur level polusi) menandakan banyaknya partikel kecil bertebaran di udara yang dapat menyumbat paru-paru. Level polusi tersebut sudah lebih dari enam kali lipat melampaui batas aman sesuai standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga : Penyiraman Air untuk Atasi Memburuknya Polusi Udara di New Delhi

Instruksi untuk menghentikan sementara pembangunan konstruksi di New Delhi yang dikeluarkan Kamis malam lalu, bersamaan dengan tiupan angin yang membawa debu sehingga menyelimuti India bagian utara. Hal ini menyebabkan lonjakan polusi di beberapa kota dan memaksa pembatalan banyak jadwal penerbangan. Untuk sedikit meredakannya, Pemerintah New Delhi menyemprotkan air di berbagai tempat di kota tersebut.

 border=

“Ini kejadian yang menyedihkan. Jika melihat gambar satelit saat ini, akan terlihat pusaran debu yang berputar-putar mengelilingi seluruh kawasan di wilayah ini,” ujar Anumita Roy Chowdhury, Direktur Eksekutif Pusat Sains dan Lingkungan yang bermarkas di New Delhi.

“Keadaan tambah runyam ketika debu yang terbawa angin masuk ke lingkungan perkotaan. Sebab terkumpulnya debu itu bercampur dengan zat-zat beracun lainnya yang berasal dari knalpot kendaraan, gas buangan industri serta pembangkit listrik. Zat-zat beracun itulah yang kita hirup sekarang,” imbuhnya dikutip dari Associated Press.

kabut tebal akibat polusi udara di New Delhi
(Kabut tebal akibat polusi udara yang melebihi ambang batas menyelimuti New Delhi, India. Image : indiawest.com)

Pemerintah New Delhi telah melakukan berbagai upaya beberapa tahun belakangan ini untuk mengendalikan polusi udara yang terus memburuk. Berbagai upaya tersebut termasuk di antaranya adalah menetapkan standar emisi yang lebih ketat untuk mobil dan menerapkan pajak untuk truk-truk bermesin diesel yang memasuki kota.

Baca Juga : Kopenhagen Akan Larang Kendaraan Diesel Masuk Kota

Namun para pakar merasa skeptis hal itu membuahkan hasil jika tak dibarengi upaya terpadu secara nasional untuk mengatasinya. Sementara perdebatan berlangsung, polusi di ibu kota negaranya Sharukh Khan pun terus bertambah buruk.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan