border=

Ada-ada Saja, Bangun Jalan Bonus Pohon Mangga

pohon mangga di tengah jalan
(Pohon mangga di tengah jalan. Kalau tumbuhnya di tempat seperti ini tentu saja membahayakan pengendara yang lewat. Image : varthabharati.in)

Pomidor.id – Sikap cuek pemerintah daerah di sebuah wilayah di India, mengundang kritikan keras. Lha bagaimana tidak mengkritik kalau sikap cuek tersebut bisa berakibat fatal bagi warga. Masak bangun jalan kok kesannya main-main. Ada pohon mangga yang menutupi sebagian jalan bukannya ditebang, malah dibiarkan tumbuh bebas.

Seorang anggota legislatif dari Partai Samajwadi di Uttar Pradesh, India, menuding pemerintah daerah lalai setelah ia melihat ada pohon mangga besar berdiri tegak di tengah jalan raya NH24. Ia juga meragukan klaim pembangunan yang kerap diumbar Bharatiya Janata Party (BJP), partai berkuasa di negara bagian itu.

 border=

Shashank Yadav, anggota DPRD asal Distrik Lakhimpur Keri, menyatakan pemda mustinya menindak tegas perusahaan konstruksi yang bertanggung jawab atas pembangunan jalan. Membiarkan pohon mangga tumbuh di tengah jalan raya sangat membahayakan pengendara yang lewat, apalagi di malam hari.

Baca Juga : Polisi India Gunakan Gajah untuk Robohkan Bangunan Liar

Ia menambahkan, para anggota DPRD yang berasal dari BJP, tak ada yang peduli dengan hal ini. Begitu pula dengan otoritas setempat yang disebutnya minim koordinasi sehingga kejadian ganjil itu bisa terjadi.

 border=

Dikutip dari Hindustan Times, perusahaan konstruksi yang dipercaya untuk membangun jalan sepanjang 157 km di NH24 yang membentang antara wilayah Sitapur dan Bareilly adalah Era Infra Enginnering Ltd.

Namun pihak perusahaan ogah dianggap bertanggung jawab penuh atas insiden ini. Perusahaan malah menyalahkan Departemen Kehutanan karena tidak memberikan ijin menebang pohon mangga tersebut.

Arun Chaudhary, kepala proyek pembangunan jalan, mengatakan ketika proyek itu dikerjakan di tahun 2010-2011, pihaknya telah mengirimkan permintaan tertulis kepada Departemen Kehutanan. Mereka meminta ijin memindahkan pohon mangga yang menghalangi jalan.

Alih-alih memberi ijin, Departemen Kehutanan sama sekali tidak merespon permintaan memindahkan atau menebang pohon mangga itu. Pada akhirnya hal ini menyebabkan sekitar 22 persen proyek tertunda. Jalan itu sendiri baru selesai separuhnya dan lalu lintas kendaraan untuk sementara tidak diperbolehkan melalui sebagian rute tersebut.

Baca Juga : Luar Biasa, Ada Monyet Kecanduan Minum Bensin

Saling lempar tanggung jawab kemudian terjadi. Pejabat di Departemen Kehutanan setempat menolak dijadikan kambing hitam. Mereka merasa tidak pernah menerima surat permintaan ijin apa pun dari perusahaan konstruksi.

Buset. Jalan sepanjang itu dan duit begitu banyak untuk membangunnya, jadi tidak optimal gara-gara sebatang pohon mangga. Acai-acai!

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan