border=

Antisipasi Paceklik, Mentan Minta Bulog Serap Beras Petani Rp 8.000/kg

Antisipasi paceklik
(November sampai dengan Januari diperkirakan adalah masa-masa rawan paceklik. Oleh karena itu, Mentan meminta agar Bulog menyerap beras petani dengan harga tak kurang dari Rp 8.000/kg. Image : istimewa)

Pomidor.id – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meminta Perum Bulog menyerap beras petani sebanyak mungkin dengan harga tak kurang dari Rp 8.000 per kilogram. Permintaan Mentan tersebut didasari antisipasi paceklik yang biasanya diikuti dengan kenaikan harga beras.

Harga yang diminta Mentan ini lebih tinggi dibandingkan yang sudah ditetapkan Presiden Joko Widodo melalui Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah.

 border=

Dalam Inpres tersebut, Bulog diwajibkan membeli harga beras dalam negeri Rp 7.300 per kg.

Mentan mengatakan kenaikan harga serapan beras petani diperlukan untuk antisipasi paceklik yang terjadi pada November hingga Januari. Saat itu, harga beras biasanya cenderung akan meningkat.

Ironisnya, naiknya harga beras ini kerap diikuti dengan anjloknya harga gabah.

 border=

“Jadi jangan beli di bawah Rp 8.030 per kilogram. Jangan di bawah itu, jangan rugikan petani,” ujar Mentan, Kamis (30/8).

Baca Juga : Penyerapan Gabah Petani di Jatim Ditargetkan Dapat Dipercepat

Sebelumnya Bulog mengatakan bahwa penyerapan dalam negeri pada Agustus ini menurun.

Penyerapan atas Gabah Kering Panen (GKP) di Agustus hanya tercatat 5 ribu ton per hari. Padahal, angka penyerapan pada Juli kemarin sempat mencapai yang 10 ribu ton per hari.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan