border=

KWT Mulyo Asri Boyongan Tanaman Sayuran ke Lahan yang Baru

Ibu2 KWT Mulyo Asri
(Ibu-ibu KWT Mulyo Asri boyongan sayur organik di lahan yang baru. Image : istimewa)

Pomidor.id – Bersamaan dengan kegiatan bersih-bersih menyambut peringatan HUT RI ke-73, (Kelompok Wanita Tani) KWT Mulyo Asri, Kota Malang, melakukan boyongan pemindahan tanaman toga dan sayur mayur.  Boyongan tersebut dilakukan karena lahan yang selama ini ditempati, hendak dibangun oleh pemiliknya.

Proses pemindahan total tanaman berlangsung hari Minggu, (12/8).

 border=

Semula lahan yang dipakai warga untuk budidaya tanaman dan sayuran organik berada di RT 2/RW 3 Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Namun karena lahan yang selama ini ditempati akan dibangun rumah oleh pemiliknya, maka mau tak mau seluruh tanaman harus dipindah.

Guyup agawe santosa
(“Guyup rukun agawe santosa.” Image : istimewa)

Baca Juga : Semangat Emak-Emak Sejahterakan Mulyorejo

Untunglah kemudian ada warga dari RT 1 di RW yang sama mempersilahkan tanah kosong miliknya dimanfaatkan KWT Mulyo Asri.

 border=

Tanah kosong itu memang tak terlalu luas, hanya sekitar 100m2. Akan tetapi ijin untuk mempergunakan tanah itu sangat disyukuri ibu-ibu anggota KWT Mulyo Asri. Pasalnya, aneka macam sayuran yang mereka budidayakan secara organik di lahan sebelumnya sudah sangat banyak.

The Power of Emak2
(The Power of Emak-emak. “Tapi ati-ati nyampluk uwong, Bu.” Image : istimewa)

Sayang jika sayur-sayuran tersebut harus terbengkalai hanya gara-gara tidak ada lahan kosong yang bisa dimanfaatkan. Apalagi Kelurahan Mulyorejo termasuk perkampungan padat penduduk sehingga minim lahan nganggur.

“Karena ga punya lahan sendiri, kami terkadang jadi pindah-pindah ke lahan kosong milik warga. Seperti sekarang ini, ibu-ibu gotong royong memindahkan semua tanaman yang di polybag ke lahan yang baru,” ujar Diana, Ketua KWT Mulyo Asri.

Sawi seger
(“Sawine seger-seger, Bu. Koyok sing nandur.” Image : istimewa)

“Tapi kami tetap semangat karena tujuan kami untuk kerukunan warga serta menyediakan sayuran organik yang sehat bagi warga di RW 3 Mulyorejo ini,” imbuhnya.

Baca Juga : Lomba Lingkungan untuk Tingkatkan Kepedulian Warga

Sementara itu, Ketua RT 1, Yohanes, mendukung penuh apa yang dilakukan ibu-ibu tersebut. Menurutnya, selain menambah guyup warganya, budidaya sayuran organik di lingkungan sekitar akan memudahkan warga mengakses sayuran segar dan sehat di dekat tempat tinggal mereka.

Pun rasan2 tonggone
(“Pun keblabasen rasan-rasan tonggone nggih, Bu.” Image : istimewa)

Yang tak kalah pentingnya, harga sayuran sehat tersebut juga jauh lebih terjangkau dibanding harus membelinya di super market atau toko khusus sayuran organik.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan