border=

Vaksinasi Rutin Pada Hewan Peliharaan Cegah Penularan Penyakit Berbahaya

Pentingnya vaksinasi rutin pada hewan peliharaan
(Drh. Iman Setyowati, berkerudung, saat menerima seorang ibu yang ingin berkonsultasi mengenai kesehatan hewan peliharaannya. Image : pomidor.id)

Pomidor.id – Vaksinasi rutin pada hewan peliharaan dapat menghindarkan hewan dan pemiliknya dari serangan penyakit berbahaya, terutama rabies yang biasanya menjangkiti anjing dan kucing.  Apalagi penyakit rabiesyang sudah ada selama berabad-abad ini, belum ada obatnya.

Demikian penuturan drh. Iman Setyowati K.

 border=

“Vaksin anti rabies harus dilakukan minimal saat anjing atau kucing berusia 3 bulan. Ini karena rabies tergolong penyakit Zoonosis, yakni infeksi yang dapat ditularkan oleh hewan kepada manusia,” ujarnya.

Drh. Setyowati menambahkan, pemberian vaksin ini dapat mengurangi resiko penularan rabies kepada pemilik hewan, yang  mungkin tidak mengira jika hewan peliharaannya terkena gejala rabies. Pasalnya, gejala rabies itu beragam. Sementara banyak orang menganggap bahwa anjing atau kucing yang kena rabies terlihat galak.

“Tidak semua anjing dengan penyakit rabies terlihat galak dan mudah menyerang. Ada pula hewan terjangkit rabies yang terlihat tenang,” papar dokter hewan yang membuka praktek di kawasan danau Maninjau di Sawojajar, Malang ini.

 border=

Baca Juga : Copotlah Sepatu Sebelum Masuk Rumah

Penularan rabies juga tidak hanya terjadi saat pemilik hewan digigit oleh hewan peliharaannya sendiri, tetapi juga saat air liur hewan tersebut menetes ke bagian tubuh manusia yang terluka.

Vaksinasi rutin pada hewan peliharaan seperti anti rabies, dapat dilakukan setahun sekali atau tiga tahun sekali, tergantung pada pembuat vaksin rabiesnya.

Akan tetapi penyakit pada hewan bukan terbatas pada penyakit rabies saja. Drh. Setyowati lebih lanjut menjelaskan, scabies atau jamur juga paling sering menyerang hewan di negara tropis.

Tak heran, kita sering melihat kucing yang terserang jamur, atau scabies. Parahnya, kucing peliharaan pun belum tentu terhindar dari penyakit ini. Resiko terbesar untuk tertular penyakit seperti ini tentu adalah si pemilik hewan itu sendiri.

Anjing juga harus rutin divaksin
(Vaksinasi rutin pada hewan peliharaan seperti anjing, musti dilakukan untuk mencegah menularnya penyakit berbahaya dari hewan ke manusia. Image : pomidor.id)

Baca Juga : Polusi Udara Berpotensi Turunkan Daya Ingat Anak

Selain scabies, cacingan pada kucing atau anjing pun sangat berbahaya. Penularannya dari kotoran hewan yang menempel pada bulu. Padahal, pemilik hewan, terutama anak-anak, pasti sering menggendong hewan kesayangan mereka tersebut.

“Pemberian obat cacing secara rutin kepada hewan rumahan harus dilakukan 3 bulan sekali. Sedangkan penyakit jamur harus segera diobati, sehingga tidak menular kepada pemilik hewan,” pungkas Iman.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan