border=

Baby Alpukat Rasanya Lebih Maknyus Dibanding Alpukat Biasa

Baby Alpukat
(Baby alpukat ukurannya hampir sama ketika disandingkan dengan telur dan buah kiwi. Image : diariosur.es)

Pomidor.id – Yang mini-mini itu tidaklah selalu buruk. Buktinya buah yang satu ini. Berukuran hanya setengah dari alpukat normal, baby alpukat dari varietas Hass ini adalah buah yang paling populer di Malaga, Spanyol. Alpukat ini diklaim memiliki rasa yang lebih lembut, manis dan lezat. Pokoknya maknyus lah.

Penggemar buah alpukat biasanya hanya membutuhkan beberapa iris ketika hendak membuat salad atau campuran sandwich. Jika alpukatnya berukuran normal, biasanya dibelah dua. Separuh dipakai, separuhnya lagi disimpan di dalam lemari pendingin.

Jeleknya, separuh yang disimpan itu dalam beberapa jam permukaannya akan berubah warna menjadi coklat akibat oksidasi. Malah kelamaan disimpan, ketika akan dimakan lagi sudah tidak menggugah selera gara-gara mbenyenyek dan warnya mulai menghitam. Ujung-ujungnya apa lagi kalau bukan berakhir di tempat sampah. Padahal alpukat itu masih separuh. Sayang, kan.

 border=

Nah beda dengan baby alpukat. Karena ukurannya yang mini, alpukat ini bisa langsung dihabiskan sekali kupas.

Baca Juga : Tomat Liar di Galapagos Resisten Serangan Hama dan Penyakit

Namun seorang peneliti tanaman dari The Institute of Subtropical and Mediterranean Horticulture (IHSM) La Mayora, Iñaki Hormaza, menjelaskan bahwa baby alpukat bukan varietas yang betul-betul sama sekali baru. Alpukat ini masih termasuk dalam varietas Hass, hanya saja bentuknya kecil. Nyaris seukuran telur ayam atau buah kiwi.

 border=

Selain di seputaran Spanyol, alpukat ini awalnya ditujukan untuk pasar Perancis yang warganya doyan masak dan mengolah makanan dari bahan yang imut-imut. Namun perlahan peredarannya merambah pula ke Inggris.

Bagi sebagian konsumen di Ratu Elizabeth itu, baby alpukat sangatlah ideal. Emak-emak di sono kini memiliki alternatif untuk membujuk anak-anaknya agar mau makan buah. Dengan ukurannya yang mini dan tampak lucu menggemaskan, mereka bisa menyajikan alpukat ini sebagai teman minum teh atau pendamping sarapan.

Sedangkan di California, Amerika Serikat, yang banyak populasi Hispanik (keturunan Spanyol), baby alpukat dijual dalam karton untuk telur yang disebut “Gator Eggs”, telur buaya. Di AS, permintaan untuk alpukat ini meningkat 30 persen dalam dua tahun terakhir.

Gator Eggs
(“Gator Eggs”, alpukat yang dijual dalam karton berukuran telur. Baby alpukat ini dijual di California, Amerika Serikat. Image : shopify.com)

Baca Juga : Alpukat Raksasa Banyak Diburu Konsumen di Australia

Kendati permintaan terus meningkat, jumlah pasokannya cenderung stagnan. Sebab, menurut Juan Antonio Reyes, manajer bisnis sebuah suplier buah-buahan di Spanyol, para petani masih lebih suka menjual alpukat berukuran besar.

Alasannya sederhana. Semakin besar buahnya maka semakin berat bobotnya. Bobot ini berkorelasi langsung dengan volume serta uang yang bisa mereka dapatkan.

Ya terang saja. Dua alpukat normal berbanding sepuluh alpukat mini dengan berat sama-sama 1 kg, buat petani tentu lebih menguntungkan yang dua ketimbang yang sepuluh. Apalagi jika harga perkilonya tak jauh berbeda.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan