border=

Budidaya Pisang di Dalam Greenhouse Ternyata Menguntungkan

Pisang di Dalam Greenhouse
(Menanam pisang di dalam greenhouse hasilnya ternyata menguntungkan. Image : haberler.com)

Pomidor.id – Seorang petani di Sultanhisar, Aydin, sebuah kota yang terletak di barat daya Turki, sukses mengembangkan pisang di dalam greenhouse. Hasilnya ternyata bahkan lebih menguntungkan ketimbang menanam strawberry.

Sultanhisar selama ini dikenal sebagai penghasil strawberry terbesar di Turki, yang separuh dari produksinya diekspor ke luar negeri. Namun di luar strawberry, ternyata ada tanaman lain yang potensinya tak kalah menguntungkan jika ditanam di dalam greenhouse. Pisang.

Adalah Gökhan Ergül, petani lokal, yang mulanya mencoba menanam pisang di dalam greenhouse. Hal itu ia lakukan karena biaya operasional menanam strawberry sangatlah tinggi. Biaya operasional tersebut terutama untuk membayar tenaga kerja.

 border=

Agar pisang bisa maksimal tumbuhnya, ia membangun greenhouse setinggi 11 meter. Didukung penuh ayahnya, Gürhan Ergül, ia juga mendesain greenhouse berisi 610 pohon pisang tersebut dengan sistem uap yang bisa menghasilkan hujan buatan.

Sedangkan jenis pisang yang ditanam adalah varietas Grand Nain.

Baca Juga : Pisang Organik di Meksiko Nikmati Puncak Produksi

 border=

Gökhan yang seorang insinyur ini menjelaskan, sistem otomatisasi yang diterapkan menyimpan panas secara konstan di dalam greenhouse. Begitu pula dengan kelembaban yang diatur tidak kurang dari 75 persen oleh mesin uap dan sprinkler yang menyemprotkan embun secara berkala. Hal ini harus dilakukan mengingat pisang merupakan tanaman tropis yang membutuhkan panas sekaligus kelembaban tinggi.

Gökhan Ergül
(Gökhan Ergül dengan pisang yang ia tanam di dalam greenhouse)

Hasil panenan pisang di dalam greenhouse itu tidaklah mengecewakan. 25 ton di tahun pertama produksi. Hasil ini juga melebihi target. Dari prediksi 25 kg per pohon, ternyata bisa mencapai rata-rata 40 kg per pohon.

Gökhan mengatakan ongkos operasional produksi pisang ini lebih rendah jika dibandingkan dengan menanam strawberry. Pasalnya, waktu yang diperlukan untuk pemeliharaan intensif pisang hanya 4 bulan. Sementara strawberry membutuhkan keberadaan tenaga kerja terus menerus selama 11 bulan.

Ia menambahkan, keuntungan lainnya adalah umur simpan pisang lebih lama dibandingkan strawberry.

Baca Juga : Pisang Mongee, Pisang yang Bisa Dimakan Bersama Kulitnya

“Apa yang kami kerjakan ini rupanya menarik perhatian warga. Tak kurang dari 4-5 orang setiap harinya datang berkunjung kemari untuk melihat langsung pisang yang kami tumbuhkan di dalam greenhouse,” ujar Gökhan kepada Haberler.

“Ada dua tanaman yang tidak bisa diproduksi di daerah kami, yakni pisang dan teh. Namun dengan keberhasilan kami menumbuhkan pisang, meski di ruangan tertutup, bisa saja suatu saat juga merambah ke produksi teh di sini,” lanjut Gökhan.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Agrikultur di Sultanhisar, Bilal Tarhan, menyatakan apa yang dilakukan bapak-anak Ergül ini layak menjadi contoh semangat agripreneur di wilayahnya. Ia berharap penanaman pisang bisa dilakukan oleh lebih banyak lagi petani lokal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan