border=

Daya Beli Petani Jatim Naik Tertinggi Nasional Agustus 2018

Daya beli petani Jatim membaik
(NTP Propinsi Jawa Timur mengalami kenaikan tertinggi nasional Agustus 2018. Image : lipi.go.id)

Pomidor.id – Nilai Tukar Petani (NTP) Propinsi Jawa Timur mengalami kenaikan selama periode Agustus 2018, yakni 2,40% atau tertinggi dibanding propinsi lainnya. Ini berarti daya beli petani Jatim menunjukkan adanya perbaikan dari bulan sebelumnya.

Data yang dirlis Badan Pusat Statistik (BPS), NTP nasional Agustus 2018 sebesar 102,56 atau naik 0,89% dibanding NTP bulan Juli 2018. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,75%, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) turun sebesar 0,14%.

 border=

Provinsi Jawa Timur mengalami kenaikan tertinggi NTP tertinggi (2,40%) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Riau mengalami penurunan terbesar (1,25%).

Baca Juga : Program Pengembangan Pertanian Modern untuk Sejahterakan Petani

Kenaikan NTP pada Agustus 2018 disebabkan indeks harga hasil produksi pertanian mengalami kenaikan. Sedangkan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga atau untuk produksi pertanian mengalami penurunan.

 border=

Kenaikan NTP Agustus 2018 dipengaruhi oleh kenaikan NTP pada sub sektor tanaman pangan 1,28%, sub sektor hortikultura 0,94%, sub sektor peternakan 1,70%, dan sub sektor perikanan 0,43%. Kemudian NTP sub sektor tanaman perkebunan rakyat turun 0,56%.

Pada saat yang sama terjadi deflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,32 persen. Hal ini disebabkan oleh penurunan indeks kelompok Bahan Makanan yang cukup besar, sementara indeks kelompok penyusun Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) lainnya naik.

Baca Juga : Penyerapan Gabah Petani di Jatim Ditargetkan Dapat Dipercepat

Nilai Tukar Petani merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan / daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan