border=

Kafetaria Sebuah SMA Tak Sediakan Tempat Duduk untuk Makan Siang

Makan siang sambil berdiri
(Kebijakan makan berdiri saat makan siang agar mengefektifkan waktu belajar, justru mengundang kritik. Kebijakan itu dianggap dapat membuat kebiasaan makan yang tidak sehat. Image : nextshark.com)

Pomidor.id – Kalau sudah duduk lupa berdiri. Peribahasa jaman old ini biasanya ditujukan kepada orang atau pihak yang merasa sudah nyaman akan suatu keadaan sehingga enggan untuk meninggalkannya.

Rupanya peribahasa itu bukan hanya sekedar kiasan, tapi juga berlaku di dunia nyata.

Sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Shanqqiu, Propinsi Henan, China, baru-baru ini mengeluarkan kebijakan yang bisa membuat kening berkerut. SMA itu menyingkirkan seluruh kursi yang ada di kafetarianya. Dalihnya, tanpa kursi para siswa akan makan siang lebih cepat dan bisa segera kembali belajar.

 border=

Seorang juru bicara di SMA tersebut menyampaikan kepada media bahwa sekolah juga berencana menetapkan tempat khusus bagi setiap siswa untuk menghabiskan makan siangnya dengan berdiri. Ini dilakukan untuk menghindari mereka kelamaan nongkrong yang dapat mengganggu konsentrasi belajar.

“Makan siang 10 menit sudah cukup,” jelas seorang pengajar sekolah yang sempat viral di medsos China.

Baca Juga : Walikota di Brazil Beri Makanan Anjing untuk Siswa Sekolah

 border=

Tayang di Youtube, kebijakan kontroversial itu diilhami oleh aturan keras yang diterapkan di sekolah-sekolah favorit bergaya militer yang terkenal kaku soal kedisplinan. Sekolah-sekolah tersebut biasanya memulai pelajaran tepat jam 5.30 pagi dan berakhir lebih larut dari sekolah-sekolah umum. Itu pun biasanya diiringi dengan berbagai aturan ketat selama jam pelajaran.

Uniknya, kebijakan pihak SMA yang mengenyahkan semua kursi di kafetaria justru dikomentari sinis oleh seorang siswa yang sekolahnya menjadi panutan SMA tersebut. Ia mengatakan, seketat-ketatnya aturan di sekolahnya, tidak ada larangan duduk saat makan siang.

Kritik bertubi-tubi juga bertebaran di medsos. Ada yang menanyakan apa hubungan antara makan berdiri dengan kinerja siswa di sekolah. Alih-alih menambah konsentrasi, aturan makan berdiri justru bisa mengarah pada kebiasaan makan yang tidak sehat.

“Jangan-jangan setelah ini mereka malah akan total menutup kafetaria dengan logika waktu belajar tidak akan terganggu jika tidak ada yang makan sama sekali,” demikian unggahan seorang netizen di Weibo, twitter versi China.

“Napi saja duduk, lho, kalau waktunya makan,” celoteh netizen yang lain.

Baca Juga : Qatar Pastikan Keamanan Makanan bagi Para Pelajar

Aturan duduk saat makan siang ini hanyalah satu dari serangkaian teknik aneh yang diuji di sejumlah sekolah China demi meningkatkan konsentrasi belajar para siswa.

Beberapa waktu lalu, pernah viral pula sebuah sekolah di Hangzhou yang menerapkan kewajiban “nyentrik” bagi tenaga pengajarnya. Para guru diharuskan mempelajari teknik membaca wajah untuk mengetahui apakah siswa memperhatikan pelajaran di kelas atau tidak.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan