border=

Rutin Membelai, Trik Pawang Sayur Agar Tanamannya Sehat dan Besar

Pawang sayur
(Chris Evans dengan bawang prei dan tomat raksasanya. Image : metro.co.uk)

Pomidor.id – Jika di dunia binatang dan cuaca ada masternya yang biasa disebut pawang, pun demikian dengan di dunia tumbuhan. Meski terbilang sangat jarang, ada orang yang seolah mampu berkomunikasi dengan tanaman, khususnya sayur, sehingga bisa tumbuh berkali-kali lipat besarnya ketimbang yang dibudidayakan dengan cara konvensional. Si abang pawang sayur ini rupanya memiliki trik khusus untuk membuat tanamannya tumbuh lebih sehat, lebih besar dan lebih wow. Caranya ternyata sederhana. Dibelai!

Chris Evans, 21, seorang pecinta tanaman asal Wednesbury, West Midlands, Inggris, mengatakan sangat terobsesi menumbuhkan sayur-sayuran berukuran raksasa.

Tomat yang ditanam Evans bahkan pernah memecahkan rekor tomat terbesar di Inggris dengan berat 6lb 20z (sekitar 3 kg). Itu satu buah tomat, lho.

 border=

Baca Juga : 10 Hal Tentang Tomat yang Jarang Diketahui Orang

Selain tomat, bawang merah, bawang prei dan marrow (sejenis labu berbentuk lonjong), yang ditanam Evans juga memiliki ukuran menakjubkan saking besarnya.

“Rasanya luar biasa bisa menumbuhkan tanaman begitu besar,” ujar Evans kepada Metro Inggris.

 border=

Ia mengungkapkan, merawat sayur-sayuran itu di kala senggang memberinya kedamaian dan ketenangan.

Namun ada satu hal yang rutin dilakukannya yang mungkin tak pernah dilakukan orang lain. Membelai tanamannya dengan penuh kasih sayang.

“Saya selalu membelai daun bawang prei agar daunnya lemas dan tak tumbuh terlalu tegak ke atas,” jelasnya.

Baca Juga : Alpukat Raksasa Banyak Diburu Konsumen di Australia

Teknik atau trik yang ia lakukan ini sebenarnya bukan sesuatu yang luar biasa. Ia melakukannya hanya agar daun terlihat lebih rapi.

“Saya tak suka makan daun bawang atau bawang merah. Saya hanya suka menanam dan merawatnya,” tandas Evans.

Ternyata yang tak hanya hujan atau binatang yang ada pawangnya. Sayur pun ada pawangnya. Pawang sayur.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan