border=

BPPT Kembangkan Teknologi KSA Agar Akurat Hitung Produksi Padi

Teknologi KSA untuk Akurasi Penghitungan Produksi Padi
(Teknologi KSA merupakan metode yang digunakan untuk pendataan statistik pertanian tanaman pangan terintegrasi. Metode ini digunakan untuk memperbaiki metode pengumpulan data konvensional dengan melibatkan peranan teknologi sehingga data pertanian menjadi lebih akurat. Image : Dok. BPS)
Pomidor.id – Untuk menghindari kesimpangsiuran data produksi padi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan mengembangkan Teknologi KSA (Kerangka Sampel Area). Teknologi ini diklaim mampu mendapatkan hasil penghitungan yang lebih akurat dan terpercaya.

Sekretaris Utama BPPT, Wimpie An Aspar, menjelaskan bahwa teknologi KSA merupakan tindak lanjut dari permintaan Presiden agar BPPT mengembangkan teknologi yang dapat menghitung produksi padi nasional secara lebih akurat berdasarkan pengambilan data sesuai titik koordinat langsung.

Tahun lalu seluruh pulau Jawa sudah dilakukan pengambilan data melalui metode KSA ini. Sedangkan tahun ini akan diupayakan untuk luar Pulau Jawa.

 border=

“KSA bukan metode remote sensing. Tetapi adalah data-data yang diperoleh dari citra satelit, data dari pemetaan radar, kemudian dilakukan ground check ke lapangan. Sehingga kita mengetahui data koordinat yang ada di lokasi tersebut dan langsung difoto kemudian akan dimasukan ke dalam sistem, yaitu sistem android,” terang Wimpie dalam keterangan tertulis.

Baca Juga : Aplikasi Sipindo Bantu Petani Pilih Pupuk Hingga Prediksi Cuaca

Metode KSA ini, imbuhnya, sudah diakui Perkumpulan Ahli Statistik Indonesia dan sudah dimanfaatkan oleh Badan Pusat Statistik.

 border=

“Semoga dengan diterapkannya metode KSA ini semua dapat menjadi satu data yang valid dan akurat untuk dapat digunakan di mana-mana. Baik untuk pengukuran dan produksi lahan baku,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA) BPPT, Hammam Riza, menyebutkan teknologi KSA ini merupakan kerjasama BPPT dengan BPS. Penerapan metode Kerangka Sampel Area (KSA) terutama pada pendataan statistik pertanian tanaman pangan.

“Inovasi Kerangka Sampel Area (KSA) ini merupakan bukti bahwa teknologi berperan penting dalam menunjang akurasi data statistik, yakni untuk mengetahui produktivitas padi nasional,” urainya.

Baca Juga : Pentingnya Memanfaatkan Prakiraan Cuaca untuk Pertanian

Hammam menuturkan, penerapan teknologi Kerangka Sampel Area (KSA) ini berbeda dengan metode lainnya. KSA sebutnya, bukan hanya dengan remote sensing dan satelit saja, tetapi juga menggunakan statistik. Dengan demikian penghitungannya lebih akurat.

“Metode KSA ini digunakan untuk mengukur luasan panen. Setelah itu akan diketahui juga tingkat produktivitas padi secara nasional.  BPPT bekerjasama dengan BPS, sudah menguji teknologi ini secara nasional,” pungkasnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan