border=

Infrastruktur, Kunci Percepatan Geliat Ekonomi di Pesisir Kabupaten Malang

Potensi Ekonomi Pesisir Kabupaten Malang Sangat Besar
(Potensi ekonomi sektor perikanan di wilayah pesisir Kabupaten Malang sangat menjanjikan. Image : ist)
Pomidor.id – Kabupaten Malang selama ini lebih dikenal sebagai salah satu sentra penghasil produk komoditas hortikultura di Jawa Timur. Dengan kata lain, sektor pertanian masih menjadi tumpuan penghidupan sebagian besar warganya. Padahal selain pertanian, juga ada potensi tak kalah besar di sektor perikanan, khususnya di daerah pesisir Kabupaten Malang.

Namun sayangnya potensi daerah pesisir Kabupaten Malang kurang tergarap maksimal. Hal ini pulalah yang menyebabkan disparitas tingkat ekonomi yang lumayan tinggi antara wilayah Malang Selatan dengan Malang Utara.

Malang Selatan yang memiliki SDA laut justru ekonominya relatif tertinggal dibandingkan Malang Utara yang lebih ke pedalaman.

 border=

Menurut Drs. Hari Sasongko, Ketua DPRD Kabupaten Malang, banyak yang musti dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di daerah pesisir.

“Potensi sektor perikanan laut di wilayah Malang Selatan, sebenarnya sangat menjanjikan. Tapi untuk menggali potensi itu perlu didukung sarana dan prasarana yang memadai. Infrastruktur jalan, misalnya,” ujar Hari kepada Pomidor, Kamis, (18/10).

Ia menambahkan, peningkatan standar jalan dari lokal menjadi kolektor sehingga bisa dilalui kendaraan berat seperti bus dan truk, akan mempermudah mobilitas penduduk serta arus barang dan jasa. Waktu tempuh perjalanan pun juga akan lebih singkat.

 border=

Baca Juga : Pemerintah Terus Kembangkan Potensi Perekonomian Kemaritiman

Karena itu ia mengapresiasi program Pemerintah Pusat yang membangun Jalur Lintas Selatan (JLS) di kawasan pesisir Pulau Jawa, termasuk yang melintasi beberapa kecamatan di Kabupaten Malang. Beberapa kecamatan yang dilintasi JLS tersebut adalah Ampelgading, Dampit, Donomulyo, Bantur, Tirtoyudo, Sumbermanjing Wetan, Pagak dan Turen. Total panjang jalan tersebut adalah 180,80 km.

JLS di Pesisir Kabupaten Malang
(JLS yang melintasi perbukitan dan pantai mendongkrak sektor pariwisata serta pergerakan arus barang dan jasa di kawasan pesisir Kabupaten Malang. Image : ist)

“Pembangunan infrastruktur jalan ini tentunya bisa mendongkrak roda perekonomian masyarakat, termasuk yang tinggal di sekitar pesisir,” jelas Hari.

Selain jalan, potensi sektor perikanan di kawasan pesisir juga bisa dioptimalkan dengan pengembangan pelabuhan yang memadai.

“Ketersediaan cold storage di sekitar wilayah tangkapan ikan juga perlu diperhatikan. Ini agar ikan hasil tangkapan nelayan sebelum didistribusikan tetap terjaga kwalitasnya. Dengan demikian harganya tidak sampai jatuh,” imbuhnya.

Ikan Hasil Tangkapan Nelayan
(Ikan hasil tangkapan nelayan membutuhkan cold storage demi menjaga kwalitas dan harganya. Image : Dok. KKP)

Baca Juga : Presiden : Industri Perikanan Saatnya Mengejar Ekspor

Sedangkan dari sisi pariwisata, alumni Universitas Brawijaya Malang ini menyoroti efek dominonya dalam mendongkrak pendapatan masyarakat.

“Jalan yang bagus akan membuat wisatawan, domestik maupun asing, nyaman berkunjung ke tempat-tempat wisata pantai seperti Sendang Biru, Balekambang, Ngliyep, Pantai Goa Cina, dan sebagainya. Begitu juga sebaliknya. Warga pesisir akan mudah bepergian ke pusat-pusat perkotaan di Malang. Mobilisasi penduduk ini akan memunculkan kluster-kluster ekonomi baru di mana-mana,” terang Hari.

Pantai Balekambang
(Akses jalan yang bagus akan berdampak positif pada kunjungan wisatawan ke tempat wisata pantai seperti Balekambang. Image : ist)

“Jika ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai, sangat luar biasa potensi daerah pesisir Kabupaten Malang. Dari semua itu, infrastruktur jalan adalah kuncinya,” pungkas Hari Sasongko.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan