border=

Pasar Lesu, Ekspor Pala Diperkirakan Turun 20 Persen

Ekspor Pala Turun 20 Persen
(Akibat permintaan pasar global sedang lesu, ekspor pala tahun ini diperkirakan turun 20 persen. Image : pinterest.com)
Pomidor.id – Kendati secara kualitas produksi relatif sama, namun ekspor pala tahun ini diperkirakan menurun sekitar 20 persen. Penurunan ini lebih banyak disebabkan oleh kondisi pasar yang sedang lesu.

Dilansir dari laman Bisnis, Direktur PT Alam Sari Interbuana, Sigit Ismaryanto, mengatakan sejak Juni hingga Oktober 2018, para pelaku usaha belum mendapatkan notifikasi terkait penolakan pala karena terjangkit jamur dan sebagainya.

“Tapi market lemah banget karena permintaan dan harga cenderung turun. Faktornya kemungkinan menjelang akhir tahun. Trennya itu masuk Oktober – Desember [permintaan] akan menurun. Baru kemungkinan naik lagi menjelang Hari Raya Paskah,” ujar Sigit yang perusahaannya bergerak di bidang ekspor pala.

 border=

Baca Juga : Rempah-rempah Asal Indonesia Diminati Mesir dan Afrika

Selain itu, Sigit juga memperkirakan penurunan permintaan karena negara pengimpor sudah memiliki stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan. Bahkan dia memprediksikan penurunan ekspor pala berkisar antara 20 persen hingga 30 persen sepanjang tahun ini.

“Padahal produksi kita sedang melimpah tapi harga turun karena tidak ada permintaan. Untuk harga sekarang, pala [kelas] A dengan rendemen di atas 65% sekitar Rp 43.000 per kg – Rp 45.000 per kg. Biasanya padahal Rp 45.000 per kg – Rp 48.000 per kg,” imbuhnya.

 border=

Sigit pun berharap tahun depan, tren ekspor pala akan membaik dibandingkan saat ini.

Ada pun perihal peremajaan tanaman, menurutnya hal itu perlu dilakukan pada sebagian tanaman karena banyak pohon yang sudah dibudidayakan secara turun temurun.

Baca Juga : Rp 5,5 T untuk Kembalikan Kejayaan Rempah Nusantara

Sebagai informasi, Indonesia merupakan produsen pala terbesar di dunia.dan eksportir utama untuk pasar Eropa. Sedangkan salah satu daerah penghasil pala terbaik dan terkenal di seantero jagad adalah Pulau Siau yang terletak di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), di Propinsi Sulawesi Utara.

Saking ngetopnya pala asal daerah tersebut, sampai-sampai dalam bahasa Inggris pun dinamakan “Siau Nutmeg” atau “Pala Siau”.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan