border=

Sistem Perizinan Online Permudah Investasi di Sektor Pertanian

Sistem Perizinan Online Permudah Investasi di Sektor Pertanian
(Masalah perizinan online menjadi bahasan utama dalam diskusi Forum Wartawan Pertanian di Jakarta, Rabu, (17/10). Image : Dok. Kementan)
Pomidor.id – Kementerian Pertanian mempermudah sistem perizinan di sektor pertanian melalui  layanan berbasis Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Perizinan Pertanian secara Elektronik. Sistem perizinan online ini akan memperpendek waktu layanan perizinan sehingga lebih transparan dan akuntabel.

Prof. Erizal Jamal, Kepala Pusat Varietas Tanaman dan Perizinan Kementerian Pertanian menjelaskan bahwa sistem perizinan online yang transparan dan lebih cepat menjadi fokus awal untuk pembenahan.

Hal itu diungkapkannya dalam diskusi Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) di Jakarta, Rabu (17/10). Hadir dalam diskusi ini antara lain M.Fadhil Hasan (Direktur Asian Agri) dan Dr.Rio Christiawan (Dosen Universitas Prasetya Mulya).

 border=

Erizal menjelaskan, Menteri Pertanian (Amran Sulaiman) telah mengeluarkan aturan turunan yaitu Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 29/Permentan/ PP.210/7/2018. Permentan tersebut mengatur Tentang Tata Cara Perizinan Berusaha Sektor Pertanian.

Sistem yang dibangun Kementerian Pertanian ini terintegrasi dengan sistem perizinan online terintegasi atau Online Single Submission (OSS) yang sudah terhubung dengan kementerian, pemda, BKPM

Baca Juga : Revolusi Industri 4.0 di Sektor Pertanian Genjot Produktivitas

 border=

Selama tahun 2015-2017, dikatakan Erizal, sudah dilakukan pendampingan terhadap 31 Perusahaan yang akan berinvestasi di bidang pertanian. Khususnya untuk tebu, jagung, sapi, padi dan lainnya.

“Jadi dengan adanya OSS ini maka proses menjadi lebih cepat dan ada kepastian bagi pelaku usaha serta dapat dimonitoring,” jelas Erizal Jamal.

Sementara itu, Fadhil Hasan, menuturkan sistem perizinan online yang terintegrasi dapat  memperbaiki kemudahan berinvestasi di sektor Pertanian. Karena itu, fokus kebijakan investasi harus dimulai BKPM untuk peningkatan porsi sektor pertanian dalam investasi asing dan PMDN.

Sebab selama ini, kata Fadhil, BKPM belum menjadikan sektor pertanian sebagai potensi investasi yang menjanjikan. Padahal sektor tersebut didukung oleh sumber daya lahan dan SDM yang berlimpah.

Baca Juga : Anggaran Pertanian Sebaiknya fokus ke Sektor Produksi

Ada pun Rio Christiawan mengusulkan memperluas OSS tidak hanya izin usaha. Melainkan juga sampai kepada izin teknis. Pasalnya, proses perizinan teknis belum dapat dijangkau OSS padahal nyawa dari investasi sumber daya alam berada di izin teknis seperti amdal, izin lingkungan, dan HGU.

Dikatakan Rio, investor perlu waktu yang lebih cepat untuk pengurusan perizinan hingga operasional karena akan berpengaruh kepada Cash Flow sehat dan dampak sosial dihindarkan.

Sedangkan perbaikan lain adalah memperkuat koordinasi antar SKPD. Sehingga dapat mengatasi debirokrasi perizinan dan  jumlah izin yang diatur lebih sedikit.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan