border=

7 Fakta Seputar Buah Nanas

Buah Nanas
(Ilustrasi Buah Nanas. Image : fruitnet.com)
Pomidor.id – Siapa yang tak kenal nanas. Buah bersisik yang memiliki campuran rasa masam dan manis ini merupakan salah satu buah tropis yang banyak digemari. Selain bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, buah nanas juga dapat diolah menjadi jus, salad hingga selai.

Dalam perjalanannya, buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) sempat mengalami pasang surut. Pernah menjadi makanan favorit para raja, sampai kemudian berkembang menjadi komoditas pertanian yang nilai perdagangannya di seluruh dunia mencapai jutaan dolar setiap tahunnya.

Berikut 7 fakta tentang nanas :

 border=

* Buah nanas pertama kali ditemukan oleh bangsa Eropa pada tahun 1493 di Guadalupe, salah satu pulau di gugusan kepulauan Karibia.

* Kata “pineapple” (nanas) berasal dari kata Bahasa Spanyol, “piña”. Kata ini mulai digunakan tahun 1398 dan merujuk pada buah pinus yang bentuknya mirip. Namun 300 tahun kemudian, penyebutan nanas dan buah pinus digunakan secara terpisah.

Baca Juga : Budidaya Pisang di Dalam Greenhouse Ternyata Menguntungkan

 border=

* Bangsa Eropa berulang kali berupaya membudidayakan nanas di tanah mereka tapi selalu gagal. Sampai akhirnya mereka menyadari bahwa buah bersisik ini membutuhkan iklim tropis untuk tumbuh. Di akhir abad ke-16, penjelajah asal Portugis dan Spanyol memperkenalkan nanas ke koloni mereka di Asia, Afrika dan Pasifik Selatan.

* Karena termasuk buah yang cepat rusak, nanas segar termasuk buah yang sangat langka bagi bangsa kulit putih. Tak heran selama berabad-abad, nanas menjadi buah yang melambangkan prestise dan kelas sosial. Bahkan, nanas juga menjadi menu wajib makanan pencuci mulut bagi para raja di Eropa.

* Buah nanas pertama kali dibudidayakan di Hawaii di abad ke-18. Hawaii adalah satu-satunya negara bagian Amerika Serikat di mana nanas bisa dibudidayakan di alam terbuka.

Baca Juga : 10 Hal Tentang Tomat yang Jarang Diketahui Orang

* Sejumlah negara yang menjadi produsen utama perdagangan nanas global adalah Indonesia, Thailand, Filipina, China, Brazil dan Meksiko. Di Indonesia sendiri, nanas menjadi komoditas utama ekspor yang menguntungkan selain manggis, salak dan pisang.

Tas dari Kulit Nanas
(Tas dari kulit nanas. Image : Fashion United)

* Nanas kalengan saat ini mudah dijumpai di berbagai tempat di belahan bumi. Selain dikonsumsi langsung, buah nanas juga dibuat olahan menjadi manisan, dodol, cuka, alkohol, dlsb. Beberapa limbah nanas yang lain seperti kulit, batang, tongkol dan daunnya, kini semakin banyak dimanfaatkan untuk pakan ternak, kerajinan, bioetanol, seratnya diambil untuk bahan baku tekstil yang mudah didaur ulang, dlsb.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan