border=

Ekspor Buah Tropis Indonesia Masih Menjanjikan

Ekspor Buah Tropis Indonesia
(Secara keseluruhan, buah manggis masih menjadi andalan ekspor buah tropis asal Indonesia. Image : ist)
Pomidor.id – Meski potensi ekspor buah tropis Indonesia sangat besar, upaya untuk menggenjotnya kerap terkendala masalah konsistensi. Buah-buahan asal Indonesia dinilai tidak stabil kualitas maupun kuantitasnya. Namun, dengan terus menerus melakukan perbaikan, peluang menggenjot devisa negara dari ekspor buah-buahan masih sangat menjanjikan.

Data Badan Karantina Kementerian Pertanian mencatat total nilai dagang total hingga tahun 2018 untuk manggis adalah Rp 11,62 triliun, dengan total ekspor hingga November 26.939 ton. Angka ekspor manggis membaik dibanding 2017 yang sebesar 11.427 ton. Namun, belum kembali seperti tahun 2016 yang bisa mengekspor 30.099 ton.

Ketua Asosiasi Eksportir Buah dan Sayuran Indonesia, Hasan Johnny Widjaja mengatakan, kenaikan ekspor ini terjadi setelah baru-baru ini Indonesia menyelesaikan masalah politik dagang dengan China. Selain itu, masalah sertifikasi produk juga sejauh ini baru saja disepakati. Namun ia yakin ekspor buah tropis Indonesia akan meningkat seiring perbaikan kualitas dalam negeri pada tahun depan.

 border=

“Penyebabnya paling besar kita masih terhambat di perijinan. Kita kan masih baru dibuka kesepakatan ekspor ke China, selain itu, seperti pengepakan harus ada ijin, gudang harus registrasi termasuk juga asal kebunnya dari mana, itu yang sempat menghambat. Mungkin tahun selanjutnya akan lebih baik lagi,” ujarnya dilansir Kontan, Kamis (29/11).

Baca Juga : Rusia Jajaki Impor Buah-buahan dari Indonesia

Selain manggis, buah paling banyak di ekspor adalah buah mangga dan salak. Untuk buah mangga saat ini pangsa pasar terbesarnya adalah Singapura dan Hong Kong. Saat ini pemerintah sedang membidik Rusia sebagai tujuan ekspor baru untuk mangga.

 border=

Sedangkan pasar terbesar untuk salak adalah China, Kamboja dan Arab Saudi. Sayangnya, masalah lalat buah menjadi penghambat yang mengurangi standar kualitas buah ekspor secara internasional.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (Aseibssindo), Khafid Sirotudin, menilai bahwa ekspor buah tropis masih menjanjikan di pasar internasional. Hanya saja sejauh ini ada tiga hal yang perlu di perbaiki yakni kuantitas, kontinuitas dan kualitas. Padahal, ekspor buah-buahan dari Indonesia juga terbatas, hanya nanas, pisang, mangga, manggis dan salak.

Baca Juga : China Pasar Terbesar Ekspor Buah-buahan Asal Indonesia

Khafid menyebutkan, sejauh ini ekspor nanas kaleng asal Lampung menjadi komoditi buah ekspor terbesar di dunia. Pada tahun 2017 ekspor nanas kaleng mencapai 6 juta ton. Ada pun untuk manggis, sudah membaik, terutama ke China, setelah sempat dua tahun stop ekspor.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan