border=

Plt Bupati Minta Petani di Kabupaten Malang Miliki Kartu Tani

Kartu Tani Efektif Tekan Penyelewengan Pupuk Bersubsidi
(Kartu tani dinilai efektif menekan penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi. Image : ist)
Pomidor.id – Plt Bupati Malang meminta seluruh petani di wilayah Kabupaten Malang segera memiliki kartu tani yang diterbitkan oleh bank yang ditunjuk pemerintah. Kartu ini dinilai membantu penyaluran pupuk bersubsidi lebih tepat sasaran, tepat jenis, tepat mutu serta tepat waktu dan tepat harga. 

Dalam rapat koordinasi dan evaluasi pengawasan pupuk dan pestisida, Selasa, (27/11), Plt Bupati Malang, Sanusi, mengungkapkan pentingnya kartu tani. Sebab, dengan memilikinya maka penyaluran pupuk bersubsidi dapat sampai kepada petani yang berhak.

Selain efektif menekan penyimpangan pupuk bersubsidi, kartu ini akan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani karena penyalurannya tepat sasaran.

 border=

“Ke depan, petani di Kabupaten Malang harus memiliki kartu tani,” ujar Sanusi.

Lebih lanjut Sanusi mengatakan, peruntukan dan harga pupuk bersubsidi telah jelas diatur pemerintah. Kartu tani berfungsi sebagai instrumen pendukung agar penyaluran pupuk bersubsidi tidak disalahgunakan.

Baca Juga : Kartu Tani Minimalisir Penyelewengan Subsidi

 border=
Sanusi, Plt Bupati Malang
(Plt Bupati Malang, Sanusi).

Tak hanya bisa dipakai untuk menerima bantuan pemerintah dan menebus pupuk bersubsidi melalui Electronic Data Capture (EDC) di pengecer, kartu khusus bagi petani ini juga memiliki fungsi lain. Yakni sebagai kartu debet tabungan dan pinjaman usaha tani.

“Kartu Tani dikeluarkan Bank yang sudah ditunjuk Pemerintah. Multi fungsi kartunya bisa digunakan petani untuk melakukan transaksi penebusan pupuk bersubsidi melalui EDC di pengecer pupuk bersubsidi resmi,” terang Sanusi.

Karena itu, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Malang diminta melakukan pendataan kepada petani yang belum memiliki kartu tani agar segera difasilitasi pengurusannya. Sehingga nantinya seluruh petani memiliki kartu tersebut.

Baca Juga : Ketersediaan Pupuk dan Pestisida Jaga Ketahanan Pangan di Kota Malang

Saat ini, dari 60 ribu petani yang terdata, baru 47 ribu yang sudah memiliki kartu tani. Sementara sisanya, masih dalam proses pengurusan.

“Saya perintahkan Kepala Dinas untuk jemput bola membantu petani mengurus kartu tani. Mereka sibuk di sawah, tolong dibantu mengurus,” tegas Sanusi

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan