border=

Presiden Dorong Rusia Tingkatkan Impor Produk Makanan dari Indonesia

Jokowi Dorong Rusia Tingkatkan Impor Produk Makanan dari Indonesia
(Presiden Joko Widodo ketika melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di sela-sela KTT ke-33 ASEAN di Singapura, Rabu, (14/11). Image : Dok Setkab)
Pomidor.id – Dalam pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, Presiden Joko Widodo mendorong peningkatan kerja sama ekonomi antar kedua negara. Jokowi juga menekankan kepada kompatriotnya dari negara beruang merah itu untuk mendukung ekspor kelapa sawit serta meningkatkan volume impor produk makanan dari Indonesia ke Rusia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di sela-sela KTT ASEAN di Suntec Convention Centre, Singapura, Rabu, (14/11), Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin penting kepada Presiden Putin. Salah satunya adalah dukungan positif untuk ekspor CPO (Crude Palm Oil) Indonesia.

“Kami memohon dukungan untuk promosi dan kampanye positif bagi CPO Indonesia,” kata Presiden Jokowi sebagaimana dirilis Sekretariat Kabinet RI.

 border=

Presiden Jokowi juga mendorong pemerintah Rusia untuk meningkatkan volume impor bagi produk makanan dari Indonesia seperti produk-produk perikanan serta buah-buahan tropis.

Baca Juga : Rusia Jajaki Impor Buah-buahan dari Indonesia

Nilai perdagangan bilateral kedua negara pada tahun 2017 tercatat meningkat 14,34 persen atau senilai USD 2,5 miliar.

 border=

Presiden Jokowi dalam pertemuannya dengan Putin mengungkapkan keinginannya agar target perdagangan USD 5 miliar kedua negara dapat tercapai pada tahun 2020 mendatang.

“Saya menyambut baik kenaikan hubungan perdagangan kita. Di data kami, perdagangan bilateral meningkat 14,34 persen di tahun 2017 atau senilai USD 2,52 miliar. Saya berharap target perdagangan USD 5 miliar akan dapat tercapai di tahun 2020,” ujar Presiden Jokowi.

Baca Juga : Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama di Bidang Pertanian

Dalam pertemuan itu, Presiden turut menyampaikan pandangannya soal perdagangan Indonesia dengan kerja sama ekonomi kawasan Eropa Timur dan Asia Tengah (EAEU). Kepala Negara mengatakan bahwa Indonesia berniat untuk meningkatkan perdagangan dengan EAEU.

“Saya harap Rusia sebagai Ketua EAEU dapat membantu mempercepat keputusan kolektif bagi dimulainya perundingan FTA (persetujuan perdagangan bebas) antara Indonesia dengan EAEU. Utamanya untuk menanggapi prosedur pengajuan yang telah kami sampaikan sejak 2017,” tutur Presiden Jokowi.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan