Bersih-bersih Pantai Ngliyep untuk Lestarikan Lingkungan

Bersih-bersih Pantai Ngliyep
(Seorang relawan memungut sampah plastik yang terserak di pesisir Pantai Ngliyep, Donomulyo, Kabupaten Malang. Image : Pomidor)
Pomidor.id – Ahad kemarin (9/12),sejumlah masyarakat dan kelompok pecinta lingkungan, mengadakan kegiatan bersih-bersih di Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Setelah bersih-bersih pantai, acara berlanjut dengan sarasehan yang mendisukusikan tentang pentingnya pelestarian lingkungan di sekitar Pantai Ngliyep.

Kegiatan bersih-bersih pantai itu dimulai sejak jam 9 pagi. Para relawan bekerja sama memunguti aneka sampah plastik yang banyak berserakan di areal Pantai Ngliyep.

Agar pantai kebanggaan warga Donomulyo itu semakin tampak rapi dan sedap dipandang, relawan juga mengecat tempat-tempat isirahat dan pendopo di lokasi tersebut dengan warna merah putih.

Aksi bersih pantai ini merupakan bagian dari agenda rutin sejak tahun 2015 yang diinisiasii Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ratusan wilayah pesisir pantai di seluruh Indonesia secara bergantian menggelar kegiatan bersih-bersih pantai.

Sebagaimana diketahui, tingkat pencemaran sampah, khususnya sampah plastik, di kawasan pantai dan lautan Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/tahun. 3,2 juta ton dari sampah plastik tersebut dibuang langsung ke laut. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara kedua penghasil sampah plastik terbesar di dunia setelah China.  

Baca Juga : 90 Persen Garam Dapur di Meja Makan Kita Tercemar Mikroplastik

Setelah bersih-bersih pantai, siangnya kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang berlansung santai di pendopo. Selain warga sekitar dan relawan, sarasehan diikuti LSM Lingkungan Duta Anumerta(Donomulyo) serta anggota DPRD Jawa Timur, Sugeng Pujianto.

Sarasehan LH di Pantai Ngliyep
(Menyimak di acara sarasehan mengenai pentingnya pelestarian lingkungan di kawasan pantai. Image : Pomidor)

Duta Anumerta mengingatkan warga untuk bersama-sama memelihara kelestarian pantai. Sebab tak hanya sekedar sebagai daerah tempat tinggal, kawasan pantai juga adalah penopang penghidupan bagi warga sekitar.

Sementara Sugeng Pujianto menekankan tentang pentingnya menjaga sumber-sumber mata air di wilayah tersebut.

“Jangan sampai karena kita abai dengan keberlangsungan sumber mata air yang ada, nantinya yang keluar malah air mata,” ujar Sugeng.

Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDIP itu menambahkan, banyak sebenarnya program pemerintah terkait pelestarian lingkungan hidup. Namun program-program tersebut kurang berjalan karena masyarakat tidak tahu jalurnya. Akibatnya, inisiatif masyarakat untuk menjaga lingkungan di sekitarnya berlangsung sporadis dan kurang terarah.

Narasumber Sarasehan
(Narasumber sarasehan dari LSM Duta Anumerta dan anggota DPRD Jatim, Sugeng Pujianto. Image : Pomidor)

Baca Juga : Presiden Bank Dunia Bahas Pengelolaan Sampah dan Penanggulangan Sampah Plastik

Program penghijauan yang dicanangkan di wilayah pesisir Pantai Ngliyep untuk sementara dibagi dua. Yakni, jangka pendek dan jangka panjang.

Untuk jangka pendek, sebagai pilot project segera ditanam 2 ribu pohon pepaya California. Sedangkan untuk yang jangka panjang, akan ditanami massal pohon nangka dan sengon laut.

Relawan Bersih-bersih Pantai Ngliyep
(Relawan bersih-bersih Pantai Ngliyep berfoto bersama. Image : Pomidor)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan