Sayuran Bonsai Lagi Trending di Shanghai

Sayuran bonsai
(Bonsai brokoli sangat cantik untuk dijadikan penghias ruangan. Namun untuk perawatannya tak boleh diberi pupuk kimia atau disemprot pestisida. Image : Pinterest)
Pomidor.id – Sayuran bonsai yang dapat dimakan, saat ini menjadi buruan warga Shanghai, China. Sayuran mini tersebut ditanam dalam pot berwarna warni dan tampak segar seperti tanaman hias. Selain cocok untuk mempercantik sudut-sudut rumah, mereka juga kerap dijadikan dekorasi di restoran.

Sayuran bonsai ini mulai dipopulerkan oleh seorang petani di Distrik Songjiang Selatan, Shanghai. Ia menyadari adanya peluang bisnis yang amat menggiurkan dari membudidayakan sayuran yang dikerdilkan dalam pot.

Dan prediksinya ternyata tidak meleset. Sayuran, atau bahkan tanaman buah yang dibonsai, segera saja mendapat respon luar biasa dari konsumen. Permintaan pun mengalir deras melebihi kemampuan produksi.

Bonsai Cabai
(Bonsai cabai. Image : Fatalii)

Baca Juga : Wow, Greenhouse Mini untuk Melon Hasilkan Ratusan Juta Setahun

Zhang Jun, petani lain yang turut menggeluti sayuran bonsai mengatakan untuk membudidayakannya tidak boleh menggunakan pestisida, pupuk atau katalis sintetis lainnya. Yang perlu dilakukan secara fisik adalah intensif merawat agar tanaman tidak sampai terserang hama dan penyakit. Ini untuk menjamin keamanan dan kesehatan tanaman.

“Untuk sementara, produksi terbatas pada sayuran musiman, sekitar 8-10 varietas. Sayuran bonsai yang dipilih adalah yang mudah diatur (dibentuk). Juga dihindari adanya serangan serangga sejak dini. Perawatannya tak rumit. Cukup penyiraman yang teratur serta rajin-rajin memangkas supaya tanaman tidak terlalu besar/tinggi,” ujar Zhang.

Kale bonsai
(Bonsai kale dalam pot plastik. Image : Life of Guangzhou)

Baca Juga : Baby Alpukat Rasanya Lebih Maknyus Dibanding Alpukat Biasa

Budidaya sayuran bonsai saat ini menjadi trend di Shanghai. Sebagian warga kota pusat bisnis di China tersebut antusias menjajal kemampuan dan imaginasi mereka membonsai sayuran. Sedangkan sebagian yang lain memilih gampangnya. Membeli sayuran “kerdil” yang sudah jadi dan memakannya ketika sudah terlalu tua serta tak elok lagi menjadi hiasan ruangan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan