border=

Kementan : Main-main dengan Anggaran, Pecat!

Mentan : Jangan Main-main dengan Anggaran
(Kementerian Pertanian menerima penghargaan dari KPK beberapa waktu lalu. Menteri Amran menegaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya akan bersikap tegas berupa pemecatan terhadap mereka yang bermain-main dengan anggaran. Image : Dok Kementan)
Pomidor.id – Tidak ada ruang atau kompromi bagi koruptor di Kementerian Pertanian. Demikian tekad yang dicanangkan Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Justan Riduan Siahaan. Karena itu, mereka  yang mencoba main-main dengan anggaran sanksinya adalah pemecatan.

“Tak akan kami beri ruang untuk oknum yang coba main-main dengan anggaran. Bukan saja kami beri peringatan, tetapi dipecat,” ujar Justan dalam keterangan tertulis yang Senin (7//1)..

Menurut Justan, penegasan ini menyusul terbitnya enam surat perintah penyidikan (sprindik) dari Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), Kejaksaan Agung RI terkait dugaan penyimpangan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) tahun 2015. Di antaranya roda empat, rice transplanter, seeding tray, dan pompa air.

 border=

Baca Juga : Hindari Penyelewengan Dana Desa, Ini 5 Saran Jaksa Agung

Dalam berbagai kesempatan sebelumnya Mentan Andi Amran Sulaiman selalu menyampaikan Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan upaya-upaya dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang bersih.

Hasilnya, Kementan dibawah kepemimpinan Amran berhasil meraih penghargaan sebagai Kementerian, Lembaga, dan Organisasi Pemerintah Daerah (KLOP) terbaik kategori Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dua tahun berturut turut (2017 dan 2018).

 border=

Pengelolaan administrasi keuangan yang akuntabel juga mengantarkan Kementan mendapat predikat WTP pertama dalam sejarah tahun 2016 dan 2017 secara beruntun .

Dengan demikian, penyalahgunaan anggaran dan korupsi dengan sistem pengadaan di LKPP e-katalog tidak mungkin dilakukan. Sebab,i lelangnya bukan di kementan, tetapi di Lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah atau LKPP yang bertanggung langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga : Kementan Gandeng KPK Awasi Penyaluran Bantuan Alsintan

Secara prinsip, Kementan apresiasi bagi KPK, Kejaksaan dan Kepolisian atas kerjasamanya selama ini untuk melakukan pemberantasan korupsi. Bahkan, jajaran Kementan langsung mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai upaya pembuktian bahwa lembagaya sangat akuntabilitas, dalam hal ini soal penggunaan anggaran, serta upaya pencegahan penyelewengan.

Kementan sudah menjalin kerjasama secara intens dengan KPK sejak 2015 lalu dengan menempatkan satgas KPK di Kementan. Sejak saat itu, ancaman pemecatan demi pemecatan terus bergulir bagi oknum pegawainya yang bermain anggaran hingga penyalahgunaan wewenang.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan