border=

Presiden : Program Dana Desa untuk Wujudkan Kesejahteraan Desa

Program Dana Desa Wujudkan Kesejahteraan Desa
(Presiden Jokowi saat bertemu para perangkat desa seluruh Indonesia di Istora, Jakarta, Senin (14/1). Image : Dok KSP)
Pomidor.id – Pada pertemuan dengan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah capaian pemerintah terkait upaya akselerasi pembangunan di perdesaan. Salah satunya adalah program dana desa untuk mewujudkan kesejahteraan desa.

Dalam pertemuan di Istora Senayan, Jakarta, Senin (14/1) tersebut, Presiden Jokowi memaparkan capaian-capaian yang telah berhasil dilaksanakan dalam program dana desa.

Anggaran yang digelontorkan untuk program dana desa selama empat tahun berturut-turut adalah Rp 20,7 triliun di tahun 2015. Kemudian di tahun 2016 sebesar Rp 47 triliun, tahun 2017 dan 2018 masing-masing sebesar Rp 60 triliun. Ada pun tahun 2019 ini, akan diberikan Rp 70 triliiun untuk pembangunan desa-desa di Indonesia.

 border=

“Totalnya sampai tahun 2019 ini kita telah gelontorkan Rp 257 triliun ke desa di seluruh Tanah Air. Dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote, 74.000 desa kita berikan dalam 5 tahun ini sudah Rp 257 triliun,” jelas Jokowi.

Baca Juga : Desa Jadi Fokus Pembangunan Untuk Wujudkan Pemerataan

Dari total dana desa sebesar Rp 187 triliun yang sudah dikucurkan sampai tahun 2018 lalu, lanjutnya, semuanya sudah terealisasi dan menjadi infrastruktur di desa. Beberapa di antaranya, jalan desa sepanjang 138.000 kilometer, pasar desa sebanyak 6.500 unit, posyandu sebanyak 11.500 unit, PAUD sebanyak 18.000 unit, dan jembatan desa sepanjang 791.000 meter.

“Artinya dana desa ini betul-betul sudah terealisasi dan bermanfaat bagi desa,” katanya.

Presiden berpesan agar anggaran dana desa tersebut pemanfaatannya selalu berputar dari desa ke desa. Presiden berharap dana desa tersebut tidak kembali ke kota atau bahkan bermuara di Jakarta.

“Kalau ingin bikin jalan, bikin irigasi, gunakan tenaga kerja asli dari daerah dari desa setempat. Jangan, sekali lagi, ambil dari kota. Agar uang itu berputar di desa tersebut,” ujar Jokowi.

Baca Juga : Alokasikan Sebagian Dana Desa untuk Upah Pekerja di Desa

Dalam kesempatan yang sama, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para perangkat desa. Selain mendapatkan layanan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), penghasilan mereka juga akan disetarakan dengan PNS golongan II A.

Perbaikan kesejahteraan para perangkat desa tersebut dilakukan melalui revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 dan PP 47 Tahun 2015.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan