border=

Sister City di Sektor Pertanian dengan Negara Lain, Kenapa Tidak?

Sister City Pertanian untuk Kabupaten Malang
(Buruh tani sedang menanam padi. Sebagian penduduk Kabupaten Malang menggantungkan hidup sepenuhnya pada pertanian. Namun pengelolaan sektor penghasil pangan ini dinilai belum optimal karena masih terpaku pada pola-pola tradisional. Image : Muhammad Romly)
Pomidor.id – Beberapa tahun belakangan ini pemerintah getol menjalin kerja sama di bidang pertanian dengan negara-negara lain. Sebut saja Brazil, Ukraina, Rusia, Iran, China hingga sejumlah negara Afrika menjadi rekanan Indonesia dalam memajukan pertanian di negara masing-masing. Kerja sama tersebut meliputi riset dan teknologi, pertukaran tenaga ahli, karantina, pengembangan produk makanan serta investasi.

Dalam skala kecil, Pemerintah Kabupaten Malang mustinya bisa memanfaatkannya untuk memajukan pertanian di wilayahnya.

Demikian dituturkan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko. Ia mengatakan potensi pertanian di Kabupaten Malang yang besar akan lebih optimal apabila pemerintah daerah kreatif membangun hubungan dengan tempat-tempat yang sektor pertaniannya maju, baik itu di dalam maupun di luar negeri.

 border=

“Konsep kota kembar atau sister city mungkin bisa diadopsi untuk pengembangan pertanian di Kabupaten Malang. Banyak kota kecil di luar negeri yang pertaniannya tumbuh pesat dan putaran ekonominya luar biasa. Secara demografis dan problematika yang dihadapi juga banyak kemiripan dengan di sini. Kita bisa menjalin kerja sama dengan kota-kota tersebut,” ujar Sasongko.

Baca Juga : Membangun Ekonomi Kabupaten Malang dengan Agrowisata

Ia mencontohkan Nan An di China. Kota setingkat kabupaten di Propinsi Fujian itu adalah kota dagang yang makmur karena berbatasan dengan laut dan memiliki pelabuhan yang ramai. Kemajuan ekonomi di kota itu mendorong pula perkembangan sektor pertaniannya.

 border=

“Beberapa tahun lalu, ada seorang profesor pertanian dari Nan An yang berkunjung ke Kabupaten Malang. Ia melihat banyak kemiripan dalam hal luasan geografis, iklim dan jumlah penduduk di sini dengan di kotanya. Ia sempat menanyakan kenapa tidak dibuka hubungan khusus antara Kabupaten Malang dengan Nan An,” tutur Sasongko.

Ia menambahkan, selain pertanian dan pengembangan pelabuhan, posisinya yang berada di tenggara China daratan dan bersebelahan dengan Taiwan, sangat ideal bagi pintu masuk komoditas ekspor ke kedua negara China tersebut.

Kapal Nelayan di Pelabuhan Marseille
(Kapal-kapal nelayan bersandar di pelabuhan Marseille. Dulu sempat ada wacana sister city Kabupaten Malang dengan kota di Perancis itu. Sayangnya kini tak jelas kelanjutan wacana kota kembar tersebut. Image : Viator)

Yang lebih spesifik untuk program sister city ini sebenarnya adalah dengan Marseille, sebuah kota pelabuhan di Perancis. Hampir satu dekade lalu, Pemkab mengusulkan adanya kota kembar Kabupaten Malang-Marseille. Alasannya, metode penataan di kota yang berlokasi di selatan Perancis itu dapat diterapkan di Kabupaten Malang. Khususnya di Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, yang sama-sama berada di wilayah pesisir.

Baca Juga : Infrastruktur, Kunci Percepatan Geliat Ekonomi di Pesisir Kabupaten Malang

Selain memiliki pelabuhan ikan yang besar, Marseille juga merupakan salah satu sentra perdagangan di Eropa. Diharapkan dengan adanya jalinan sister city, bisa diadopsi pola penataan pemukiman, sanitasi di tempat pelelangan ikan serta pembangunan kawasan pantai yang ramah lingkungan.

Sayangnya, model sister city antara Kabupaten Malang dengan Marseille kini tak jelas bentuknya seperti apa. Tak banyak perubahan signifikan di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, utamanya di Sendang Biru.

“Ini karena gagasan sister city tak dibarengi dengan implementasi yang nyata. Mentok sebatas gagasan saja,” kritiknya.

TPI di Sendang Biru
(Suasana di Tempat Pelelangan Ikan di Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Jika dikelola profesional, TPI Sendang Biru juga bisa menjadi daya tarik wisata. Image : Dok KKP)

Ke depan, jebolan Universitas Brawijaya ini menginginkan agar Pemerintah Kabupaten lebih serius membuka hubungan dengan kota-kota lain di dunia yang sekiranya dapat dijadikan rujukan untuk membangun wilayahnya.

“Tak harus berwujud sister city. Kerja sama itu bisa berupa hubungan baik di bidang pertanian, perdagangan, budaya, alih teknologi, dlsb. Yang ada sekarang perlu diintensifkan lagi,” jelas Sasongko.

Baca Juga : IFAD Akan Danai Pengusaha Muda Indonesia di Sektor Pertanian

Mengenai sister city di sektor pertanian, ia melihat ada sejumlah kota yang sangat layak untuk didekati. Tak usah jauh-jauh melompat ke bagian belahan bumi bagian utara. Dua negara terdekat di selatan Indonesia, Australia dan Selandia Baru, bisa menjadi rujukan. Bahkan beberapa kota di Selandia Baru sektor pertanian dan peternakannya sudah menjadi tulang punggung ekonomi negara kiwi itu.

Industri Susu Sapi di Selandia Baru
(Industri susu sapi di Selandia Baru. Beberapa waktu lalu, salah satu negara penghasil susu sapi terbesar di dunia itu menyatakan ketertarikannya untuk menjalin kerja sama dan investasi di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Malang mustinya aktif menangkap peluang tersebut. Image : Radio New Zealand)

Jika pun ingin yang lebih dekat lagi, ada Lembang di Kabupaten Bandung. Ketika berbicara tentang pertanian di Indonesia, nama Lembang tak bisa dilepaskan. Ini karena sektor pertanian di daerah tersebut termasuk yang paling maju di Indonesia. Ada pemetaan yang jelas seperti kluster-kluster khusus untuk komoditas hortikultura, padi dan palawija serta peternakan sapi perah.

Begitu pula dengan penerapan teknologi tepat guna untuk pertanian serta pengembangan industrinya yang meliputi penanganan paska panen, pengolahan, penyimpanan, sortasi, pengemasan dan pendekatan pasar. Baik itu pasar domestik (khususnya Jabodetabek) maupun pasar ekspor.

Semua itu bisa terjadi karena pemerintah daerah aktif membangun jaringan. Termasuk bekerja sama dengan pihak-pihak swasta, akademisi lokal maupun mendatangkan pakar-pakar pertanian dari negara lain seperti AS, Australia, Belanda, Jepang, dlsb.

Ritual Tanam Padi di Jepang
(Untuk agrowisata, sister city dapat pula dijalin dengan daerah-daerah berbasis pertanian di Jepang. Di negeri sakura, desa-desa dan ritual bertani penduduknya pun dikemas sehingga menarik untuk dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia. Image : Arsip)

Baca Juga : Jepang Tawarkan Sensasi Wisata Tinggal di Desa

“Yang jelas, banyak manfaat sister city bagi Kabupaten Malang. Tapi sebelumnya ya harus dikonsep dengan baik kalau ingin “bersaudara” dengan kota lain. Jangan heboh di gagasan tapi kelanjutan prakteknya ga jelas,” urai Sasongko.

“Mungkin ada baiknya melihat Banyuwangi. Sepuluh tahun yang lalu, Banyuwangi hanya tempat lewat saja kalau mau ke Bali. Tapi sekarang? Kabupaten Banyuwangi termasuk yang paling pesat perkembangan pertanian dan sektor perikanannya. Juga pariwisata berbasis agro. Itu karena pemerintah daerahnya mengelola dengan progresif dan visi jauh ke depan. Sementara kita yang sejak dulu dikenal sebagai lumbung pangan, kok rasanya seperti jalan di tempat jika dibandingkan daerah-daerah lain,” pungkas Hari Sasongko.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan