border=

Tuna Sirip Biru Berbobot 278 Kg Pecahkan Rekor Termahal di Jepang

Rekor Termahal Harga Tuna Sirip Biru
(Orang Jepang memang terkenal gila untuk urusan buang-buang duit. Merogoh kocek hampir Rp 45 milyar hanya untuk seekor ikan, masih saja sempat-sempatnya nyengir. Image : UPI)
Pomidor.id – Seorang pemilik restoran sushi membayar USD 3,1 juta (Rp 44,5 milyar) untuk seekor tuna sirip biru berbobot 613 pon (278 kg) di pelelangan ikan di Jepang, Sabtu (5/1). Harga itu memecahkan rekor sebagai harga termahal untuk seekor ikan. Ironisnya, harga yang nyaris tak masuk akal itu juga mencerminkan kian langkanya ikan eksotis di perairan Jepang.

Kiyomura Corp. mengajukan tawaran tertinggi setara lebih lebih dari Rp 160 juta untuk setiap kilogram ikan tuna sirip biru hasil tangkapan nelayan tersebut. Kiyomura Corp. merupakan perusahaan pemilik jaringan restoran sushi Sushizanmai di Jepang. Sementara lelang dilakukan di pasar ikan Toyosu di Tokyo.

Dibandingkan lelang yang sama tahun lalu, perusahaan tersebut diperkirakan membayar 10 kali lebih mahal dari harga ikan pada umumnya. Jumlah uang yang dibayarkan untuk ikan tuna sirip biru itu memecahkan rekor sebagai yang tertinggi.

 border=

Baca Juga : Bikin Cerdas, Menteri Susi Ingin Konsumsi Ikan Nasional Samai Jepang

Meski demikian, Kiyoshi Kimura, sang juragan jaringan restoran sushi, mengaku tak menyangka jika harga bisa begitu mahal.

“Tuna itu kelihatannya lezat dan sangat segar. Tapi rasanya agak kemahalan juga, sih,” tutur Kimura dilansir UPI.

Sedangkan Ryoichi Fujieda, 64, nelayan yang menangkap ikan tuna sirip biru yang tergolong langka itu tak kalah terkejutnya dengan harga di pelelangan. Ikan itu ditangkapnya di Oma, Prefektur Aomori.

“Seorang pedagang meneleponku tentang apa yang terjadi di pelelangan ikan. Jumlahnya begitu besar. Sempat kupikir ia pasti keliru menyebut jumlah nolnya,” kata Fujieda.

Rekor harga tertinggi sebelumnya untuk seekor ikan tuna sirip biru adalah USD 1,43 juta (Rp 20,5 milyar) dengan bobot 222 kg atau dihargai sekitar Rp 92 juta/kg.

Baca Juga : Pengendalian Cantrang Agar Industri Olahan Ikan Tumbuh 10%

Harga edan-edanan untuk seekor ikan ini disinyalir akibat penangkapan berlebihan di wilayah tersebut. Overfishing menyebabkan ikan tuna sirip biru semakin lama semakin kecil ukurannya dalam beberapa tahun terakhir.

“Perayaan tahunan lelang ikan tuna sirip biru menunjukkan betapa terancamnya spesies ini,” ujar Jamie Gibbon, associate manager LSM yang pedulli dengan konservasi ikan tuna global.

“Populasinya terus turun dan ukurannya pun mengecil hingga 3,5 persen. Sayangnya, overfishing ikan ini masih berlanjut hingga hari ini,” terangnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan